Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

EMITEN PROPERTI: Pencapaian Laba Bersih Dongkrak Dividen Hingga 60%

BISNIS.COM, JAKARTA—Melesatnya rerata pertumbuhan laba bersih emiten properti sepanjang 2012 berpeluang mendongkrak nilai dividen hingga 60%.

BISNIS.COM, JAKARTA—Melesatnya rerata pertumbuhan laba bersih emiten properti sepanjang 2012 berpeluang mendongkrak nilai dividen hingga 60%.

 
Berdasarkan data Bloomberg, emiten properti yang tergabung dalam indeks JAKPROP mencatatkan rerata pertumbuhan laba bersih 2012 sebesar 59%.
 
Kepala Riset Buana Capital Alfred Nainggolan mengatakan meningkatnya laba bersih otomatis berpeluang meningkatkan nilai dividen bila diasumsikan tidak ada aksi rights issue dari emiten terkait.
 
“Potensi besaran dividen emiten properti diperkirakan melesat seiring capaian laba bersih dan pada umumnya emiten memiliki kebijakan rasio pembagian dividen sebesar 30%,” katanya.
 
Salah satu emiten properti yang akan membagikan dividen adalah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Dalam rapat umum pemegang saham tahunan, Selasa (16/4), perseroan memutuskan membagikan dividen tunai dari laba bersih 2012.
 
Perseroan akan memberikan dividen sebesar Rp141,15 miliar, setara Rp30  per saham, naik 170% dari dividen tahun lalu sebesar Rp51,7 miliar, setara Rp6,5 per saham.
 
Kenaikan pembagian dividen tersebut sejalan dengan pertumbuhan laba bersih 2012 mencapai 174,6% menjadi Rp707 miliar, dari capaian laba bersih 2011 sebesar Rp257 miliar.
 
Presiden Direktur Surya Semesta Johannes Suriadjaja mengatakan dividen tunai untuk tahun buku 2012 akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham dari 15 Mei 2013.
 
“Pelaksanaan pembayaran dividen tunai akan dilakukan pada 29 Mei 2013. Selain itu, dana sebesar Rp5 miliar dari laba bersih akan disimpan perseroan sebagai dana cadangan, sedangkan sisanya akan dicatat sebagai saldo yang belum ditentukan penggunaannya,” ujarnya.
 
Selain Surya Semesta Internusa, pengembang perkantoran PT Greenwood Sejahtera Tbk juga berencana membagikan dividen sekitar 30% dari laba bersih yang diraup perseroan pada tahun lalu.
 
“Pemberian deviden ini merupakan janji kami kepada pemegang saham saat IPO pada Desember 2011 yang lalu,” tutur Bambang Dwi Yanto, Direktur Keuangan Greenwood Sejahtera pada beberapa waktu lalu.
 
Berdasarkan laporan keuangan Greenwood Sejahtera 2012, perseroan mencatatkan laba bersih Rp434,31 miliar sepanjang tahun lalu, naik 111,77% dari capaian 2011 sebesar Rp207,72 miliar. Adapun, perseroan mencatatkan pendapatan Rp713,85 miliar, naik 176,58%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper