Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARGA BAWANG: Petani Brebes Tak Nikmati Kenaikan Rp40.000/Kg

BISNIS.COM,BREBES -- Petani Kabupaten Brebes, Jawa Tengah belum menikmati kenaikan harga bawang merah yang mencapai Rp40.000 per kilogram, karena mereka tidak memiliki persediaan komoditas itu. Petani bawang, Riyanto di Brebes, Kamis (14/3) mengatakan
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 14 Maret 2013  |  12:30 WIB

BISNIS.COM,BREBES -- Petani Kabupaten Brebes, Jawa Tengah belum menikmati kenaikan harga bawang merah yang mencapai Rp40.000 per kilogram, karena mereka tidak memiliki persediaan komoditas itu.

Petani bawang, Riyanto di Brebes, Kamis (14/3) mengatakan saat ini persediaan bawang merah pada setiap sentra produksi bawang cukup langka sehingga memicu harga komoditas itu naik.

"Harga bawang merah terus naik bertahap dari Rp15 ribu per kilogram kini naik menjadi mencapai sekitar Rp40 ribu per kilogram. Akan tetapi kenaikan harga bawang merah tidak bisa dinikmati petani karena stok tidak ada," ujarnya.

Menurutnya, harga bawang merah ini diperkirakan akan terus naik karena permintaan konsumen terhadap komoditas penyedap makanan ini terus mengalir, bahkan meningkat.

"Selama persediaan bawang merah terus menipis maka harga komoditas itu akan melonjak. Akan tetapi, harga bawang merah akan terkendali jika bawang impor sudah mulai beredar di pasaran," katanya.

Dia menjelaskan area tanaman bawang merah milik petani makin sedikit karena mereka lebih memilih menanam padi sehingga produk komoditas jenis sayuran itu sudah tidak sebanding dengan permintaan konsumen.

"Apalagi saat ini, sebagian besar sedang memasuki masa tanam sehingga stok komoditas itu juga langka," katanya.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Brebes, Masrukhi Bachro mengatakan bahwa masa panen bawang merah di Kabupaten Brebes diperkirakan mulai Juli hingga September.

"Rata-rata, produk bawang merah saat panen raya mampu mencapai 230.000 ton hingga 250.000 ton per tahun," katanya.

Sementara itu, pedagang bawang merah, Ayong mengatakan bahwa saat ini para petani lebih diuntungkan jika dilihat dari sisi kondisi langkanya produk bawang merah.

"Akan tetapi, kenaikan harga bawang merah yang makin tak terkendali akan memberatkan para konsumen. Oleh karena itu, kami berharap kami berharap pemerintah membuka kran impor bawang merah sebagai upaya mengendalikan harga bawang," katanya. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawang petani brebes

Sumber : Newswire

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top