Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG: Tower Bersama Infrastruktur Terbitkan Notes US$500 Juta

JAKARTA—PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk melalui anak usahanya TBG Global Pte Ltd berencana menerbitkan surat utang US$500 juta, atau setara dengan Rp4,83 triliun untuk pendanaan ulang dan menunjang kebutuhan dana perseroan secara umum. Corporate
- Bisnis.com 05 Februari 2013  |  20:41 WIB

JAKARTA—PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk melalui anak usahanya TBG Global Pte Ltd berencana menerbitkan surat utang US$500 juta, atau setara dengan Rp4,83 triliun untuk pendanaan ulang dan menunjang kebutuhan dana perseroan secara umum.
 
Corporate Secretary Tower Bersama Helmy Yusman Santoso mengatakan pihaknya berencana melakukan pelunasan kewajiban utang yang jatuh tempo dan juga untuk menunjang rencana ekspansi perseroan pada masa mendatang.
 
“Kami memerlukan persetujuan dari rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) terlebih dahulu dikarenakan nilai transaksi tersebut melebihi 50% dari ekuitas perseroan," katanya dalam keterbukaan informasi, Selasa (5/2).
 
Penerbitan surat utang tersebut, lanjutnya, juga merupakan salah satu rangka untuk meningkatkan likuiditas perseroan. Dalam prosesnya, perseroan akan menjaminkan perusahaan dari perseroan yang bernilai 100% dari kewajiban keuangan penerbit berdasarkan surat utang.
 
Menurut rencana, surat utang senilai US$500 juta tersebut akan bertenor 5 tahun dengan tingkat bunga maksimal 8% per tahun. Adapun jatuh tempo pembayaran bunga setiap 6 bulan sekali atau periode lainnya tergantung persertujuan oleh para pihak.
 
Sementara itu, Tower Bersama Singapore Pte Ltd yang merupakan anak perusahaan dari TBG Global Pte Ltd akan menjadi pemberi fasilitas pinjaman antar perusahaan, sehingga tergolong transaksi afiliasi.
 
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2012, liabilitas jangka pendek perseroan mencapai Rp1,57 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang perseroan mencapai Rp7,76 triliun sehingga total liabilitas perseroan mencapai Rp9,33 triliun. (bas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top