Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA EMITEN: Spindo kejar laba bersih naik 133% jadi Rp300 miliar

- Bisnis.com 28 Januari 2013  |  16:27 WIB
JAKARTA-Perusahaan yang bergerak di bidang industri pipa baja, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk, menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp290 miliar-Rp300 miliar atau tumbuh minimal 133% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar Rp124 miliar.
 
Tedja Sukmana Hudianto, Vice President Director Steel Pipe Industry of Indonesia, menambahkan untuk merealisasikan target laba bersih tersebut, perusahaan yang bergerak sektor hilir industri baja ini akan meningkatkan target pendapatan dari Rp3,3 triliun pada 2012 atau tumbuh 21% menjadi Rp4 triliun pada tahun ini.
 
Sebagian besar saham perseroan dimiliki oleh PT Cakra Bhakti Para Putra sebesar 93,8%, Pandu Lokiswara Salam 1,17%, Nugraha Salam 1,17%, Yamin Salam 0,92%, dan ahli waris The Tjahjono Tedjokoesoemo 2,95%.
 
Saat ini, Spindo memiliki fasilitas pabrik yang terletak di Surabaya, Pasuruan, dan Karawang, dengan lima unit pabrik dan total luas sekitar 264 hektare.
 
Portofolio produk pipa perseroan terdiri dari pipa karbon, stainless steel, dan jenis pipa lainnya. Pipa tersebut dibuat berdasarkan order dan pipa yang dibuat untuk persediaan.
 
Pipa hasil produksi perseroan digunakan dalam beragam industri, seperti konstruksi, infrastruktur, utilitas, minyak dan gas, furniture, dan otomotif.
 
Tedja mengungkapkan perseroan masih terfokus pada produksi pipa untuk kebutuhan sektor konstruksi. Akan tetapi, pihaknya akan fokus memperkuat pangsa pasar setiap sektor industri untuk memenuhi permintaan pasar.
 
"Pangsa pasar pipa untuk konstruksi mencapai 40%. Sementara itu, kontribusi produk di sektor yang lain masih kecil," ujarnya dalam acara Due Dilligence Meeting and Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham Spindo di Jakarta, Senin (28/1).
 
Spindo melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan kisaran harga Rp260-Rp390 per lembar saham.
(Faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top