Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cermati saham BKSL, BDMN dan ASII

JAKARTA: Investor yang ingin mengail untuk hari ini hendaknya cermat terhadap saham sektor perbankan dan telekomunikasi. Saham apa saja yang menarik? Berikut adalah rekomendasi dari para analis sejumlah perusahaan efek:
Errol Poluan
Errol Poluan - Bisnis.com 24 November 2011  |  05:48 WIB

JAKARTA: Investor yang ingin mengail untuk hari ini hendaknya cermat terhadap saham sektor perbankan dan telekomunikasi. Saham apa saja yang menarik? Berikut adalah rekomendasi dari para analis sejumlah perusahaan efek:

 
e-Trading Securities
 
Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 3.622-3.736 dengan Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l BKSL dan BDMN.
 
Secara teknikal, setelah bergerak terkoreksi pada perdagangan kemarin IHSG sudah mulai memasuki area oversold, hal ini terlihat dari indicator stochastic dan RSI yang telah bergerak di area oversold, sementara candlestick juga telah berada di area lower Bollinger Bandnya.
 
IHSG kemarin ditutup turun 48,52 poin (-1,30%) ke level 3.687 dengan jumlah transaksi sebanyak 5,5 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp2,4 triliun.
 
Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami penurunan, kecuali sektor consumer.  Tercatat sebanyak 31 saham mengalami penguatan, 192 saham mengalami penurunan, 59 saham tidak mengalami perubahan dan 176 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
 
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa kemarin a.l UNVR, TLKM, EMTK, BKSL, dan IDKM, sedangkan saham-saham yang menjadi pemberat bursa pada hari ini a.l. ASII, BMRI, BBCA, BUMI, dan SMGR. 
 
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp352 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BMRI, BBCA, SMGR, BUMI, dan AKRA. Rupiah kemarin diperdagangkan melemah 60 poin ke level Rp9.105 per dolar AS. 
 
Panin Sekuritas
 
Kami proyeksikan indeks hari ini berada dalam tekanan akibat faktor eksternal. Investor masih akan melihat beberapa data makroekonomi penting dari AS sebelum mengambil keputusan. Di tengah pelemahan saham bluechip, kami melihat masih ada peluang untuk trading pada saham lapis kedua dan ketiga. Kisaran support-resistance kemarin: 3.640-3.720.
 
Aksi profit taking terhadap saham-saham bluechip menjadi katalis negatif terhadap indeks kemarin. Revisi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat serta naiknya yield beberapa negara Eropa, menjadi alasan pemodal untuk melakukan aksi ambil untung. Investor asing juga masih melakukan aksi jual bersih pada perdagangan kemarin. 
 
Minna Padi Investama
 
Indeks hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 3.638–3.729. Beberapa saham yang layak dicermati : ADRO, HRUM, dan UNVR.  IHSG kemarin terkoreksi 48,52 poin ke level 3.687, perdagangan berjalan sepi dengan volume perdagangan hanya mencapai Rp2.4 triliun. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menambah sentimen negatif di pasar saham. (ln)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top