Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sukuk dinilai kurang tersosialisasi

 
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 15 November 2011  |  18:17 WIB

 

JAKARTA: Kementerian Keuangan menilai kurangnya penerbitan sukuk korporasi pada tahun ini lantaran belum maksimalnya sosialisasi mengingat tahun ini baru satu penerbitan sukuk yakni Sukuk Mudharabah Bank Sulselbar.
 
Sukuk Bank Sulselbar itu adalah sukuk pertama senilai Rp100 miliar dan akan jatuh tempo pada 12 Mei 2016. Bank tersebut sebelumnya bernama Bank Sulsel lalu berganti nama pada 26 Mei 2011 setelah masuknya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam jajaran pemegang saham terbesar.
 
Kepala Biro Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Anis Baridwan mengatakan sejauh ini dari sisi regulasi tidak ada masalah yang menyebabkan emiten terkendala dalam penerbitan sukuk atau obligasi korporasi berbasis syariah.
 
"Kami menduga sih sosialisasi ya. Karena selama ini sudah dipermudah regulasinya. Pajak juga sudah tidak double tax lagi sehingga sebetulnya tak ada kendala ya bagi emiten," katanya di sela-sela Seminar Bulanan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah di Jakarta hari ini.
 
Anis mengatakan kemudahan regulasi yang dimaksud adalah emiten tidak diharuskan melalui Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk memperoleh fatwa karena Bapepam-LK sudah berkoordinasi dengan DSN-MUI.
 
Dengan begitu, katanya, emiten tidak mengalami prosedur yang berlapis-lapis dalam menerbitkan instrument berbasis syariah ini. Dia juga menegaskan perpajakan bagi obligasi korporasi konvensional dan sukuk korporasi juga sudah diperbaharui sehingga tidak dua kali. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top