Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indofarma tunda RUPSLB hingga 28 Desember

JAKARTA: PT Indofarma Tbk, emiten BUMN farmasi, menunda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) karena harus melengkapi informasi kepada Bapepam-LK.Informasi itu disampaikan emiten berkode saham INAF tersebut kepada Bursa Efek Indonesia hari ini."Penundaan
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 14 November 2011  |  20:13 WIB

JAKARTA: PT Indofarma Tbk, emiten BUMN farmasi, menunda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) karena harus melengkapi informasi kepada Bapepam-LK.Informasi itu disampaikan emiten berkode saham INAF tersebut kepada Bursa Efek Indonesia hari ini."Penundaan pelaksanaan RUPSLB tersebut dalam rangka pemenuhan tambahan informasi yang disyaratkan Bapepam-LK terkait dengan agenda kuasi reorganinsasi," ujar manajemen perusahaan yang dipimpin Djakfarudin Junus tersebut hari ini.Penundaan dilakukan dari jadwal awal 16 November menjadi 28 Desember sore.Dalam kuasi reorganisasi, perusahaan berniat menghapus defisit anggarannya yang sebesar Rp97,01 miliar.Hal itu terungkap di dalam keterbukaan informasinya di surat kabar pada pertengahan bulan lalu.Defisit tersebut disebabkan oleh kenaikan kewajiban dalam amata uang asing.Kewajiban itu meningkat karena subsidi nilai tukar pengadaan obat generik dihapus, penurunan nilai persediaan, dan kerugian pada semester I akibat siklus umum yang wajar terjadi di tengah tahun pertama.Indofarma menjelaskan siklus tersebut terjadi karena umumnya perusahaan farmasi baru mendapatkan tender dan pendapatan dari institusi pada semester II.Pendapatan dari tender institusi itu merupakan penyumbang 40% dari total pendapatannya. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top