Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor berspekulasi, harga minyak turun lagi

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 November 2011  |  09:17 WIB

 

JAKARTA: Minyak diperdagangkan mendekati level terendah dalam 2 hari di New York karena investor berspekulasi bahwa kenaikan itu dibesar-besarkan di tengah tanda-tanda krisis utang Eropa dapat menyebar ke kawasan euro.
 
Michael McCarthy, seorang analis pasar di CMC Markets kepala Asia Pasifik Pty Ltd di Sydney mengatakan bahwa "kami menunggu dengan napas tertahan di Eropa."
 
Minyak mentah untuk pengiriman Desember berada di posisi US$95,63 per barel, turun 11 sen, dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada 0:33 am waktu Sydney. Kontrak minyak jatuh US$1,06 kemarin, atau 1,1%, ke US$95,74, terendah sejak penyelesaian 7 November. Harga 4,6% lebih tinggi tahun lalu.
 
Minyak Brent untuk pengiriman Desember berada di posisi US$112,22 per barel, turun 9 sen, di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. 
 
Pesanan mesin Jepang turun 8,2% pada September dari Agustus, Kantor Kabinet mengatakan di Tokyo hari ini. Perkiraan rata-rata dari 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah jatuh 7,1%. (ln)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lahyanto Nadie/Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top