BEI minta data transaksi Dian Swastatika

News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2010  |  12:40 WIB

JAKARTA: Bursa Efek Indonesia meminta data transaksi ke sejumlah sekuritas yang memperdagangkan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, setelah otoritas itu menghentikan perdagangan saham perseroan di pasar reguler dan pasar tunai.

Direktur Pengawasan BEI Urip Budi Prasetyo mengatakan otoritas bursa akan segera memanggil manajemen Dian Swastatika Sentosa untuk menjelaskan kondisi yang terjadi serta informasi terakhir yang terjadi di perseroan.

Besok akan kita panggil. Kita akan meminta keterangan kepada mereka mengenai informasi apa saja yang belum disampaikan kepada market, ujarnya kepada wartawan disela kegiatan Selebrity Gathering, sore ini.

Lebih lanjut, dia menuturkan otoritas bursa akan mengorek data mengenai rencana aksi korporasi dalam waktu dekat yang menyebabkan harga saham perseroan melesat 139,07%.

Bursa memutuskaan mengehentikan sementara perdagangan saham perseroan dengan ticker DSSA terhitung 21 Desember 2010.

Menurut dia, bursa mencurigai ketidakberesan transaksi saham DSSA yang pada perdagangan 29 November 2010 ditutup di level Rp7.550, melonjak sebesar Rp10.500 ke level harga Rp18.050 pada 20 Desember 2010.

Mengenai data yang diminta bursa dari sekuritas yang memperdagangkan saham Dian Swastatika Sentosa, Urip tidak bersedia memerinci nama sekuritas tersebut.

Kita sudah meminta data dari sekuritasnya, tinggal kita ketemu dengan emitennya, tuturnya.

Berdasarkan data transaksi terakhir 20 Desember 2010, sekuritas yang memperdagangkan saham DSSA diantaranya PT E-Trading Securities, PT Bahana Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Harita Kencana Securities.

Dian Swastatika Sentosa merupakan grup usaha Sinarmas yang bergerak di industri energi, pertambangan dan infrastruktur.

Sepanjang JanuariSeptember 2010, perseroan ini meraup pendapatan bersih senilai US$156,68 juta, turun tipis 1,39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu US$158,87 juta.

Laba bersih perseroan tercatat US$4,86 juta selama sembilan bulan pertama tahun ini, lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu US$5,49 juta.

Dian Swastatika Sentosa resmi melantai di bursa pada 10 Desember 2009 dengan harga perdana Rp1.500. (api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top