KINERJA 2017: Diskon Penjualan Mobil Bikin Laba Tunas Ridean (TURI) Turun 14%

Emiten distributor kendaraan bermotor PT Tunas Ridean Tbk. membukukan laba konsolidasi sebesar Rp475 miliar sepanjang tahun lalu atau turun 14% dibandingkan dengan capaian perusahaan pada 2016 yang sebesar Rp552 miliar.
Dara Aziliya | 28 Februari 2018 16:30 WIB
RUPS PT Tunas Ridean Tbk. pada 21 April 2016 - www.tunasgrup.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten distributor kendaraan bermotor PT Tunas Ridean Tbk. membukukan laba konsolidasi sebesar Rp475 miliar sepanjang tahun lalu atau turun 14% dibandingkan dengan capaian perusahaan pada 2016 yang sebesar Rp552 miliar.

Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, Direktur Utama Tunas Ridean Rico Setiawan mengatakan penurunan laba tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya kontribusi dari bisnis penjualan mobil.

“Penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya pendapatan dari bisnis penjualan mobil, namun diimbangi dengan menguatnya kontribusi dari bisnis rental dan motor, serta kontribusi dari pendapatan Mandiri Tunas Finance,” ungkap Rico di Jakarta, Rabu (28/2).

Rico mengungkapkan kontribusi dari bisnis penjualan moobil mengalami penurunan meski secara unit, penjualan mobil tetap naik tipis sebesar 1%. Adapun, tahun lalu unit penjualan motor emiten dengan kode saham TURI tersebut naik 8%.

Adapun, pada tahun yang berakhir 31 Desember 2017, perseran membukukan pendapatan bersih sebesar Rp12,9 triliun atau naik 4% (yoy) dari Rp12,4 triliun.

Laba Grup dari bisnis otomotif turun 33% menjadi Rp241,4 miliar, disebabkan oleh meningkatnya persaingan diskon yang berdampak pada margin mobil. Penjualan mobil nasional sedikit mengalami koreksi menjadi 1.1 juta unit, namun penjualan mobil Grup naik 1% menjadi 51.504 unit.

Penjualan sepeda motor Grup, yang terutama berlokasi di Sumatra mendapat keuntungan dari kenaikan harga komoditas secara umum yang menyebabkan kenaikan 8% menjadi 223.276 unit, dibandingkan dengan pasar motor nasional yang sedikit menurun menjadi 5,9 juta unit.

Sementara itu, kontribusi laba dari bisnis rental naik 122% menjadi Rp62,3 miliar, terutama disebabkan oleh membaiknya operasional dan bertambahnya jumlah armada. Armada rental meningkat 8% menjadi 8.350 unit.

Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp171,6 milar, naik 4% dari tahun lalu. Bertambahnya kontribusi ini terutama disebabkan oleh pendapatan yang diperoleh dari pertumbuhan kredit. Jumlah pembiayaan baru meningkat sebesar 19% menjadi Rp22,2 triliun.

Tag : tunas ridean
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top