Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kim Jong Un Ajak Diskusi Olimpiade, Pasar Korsel Menguat Pasca Libur Tahun Baru

Penguatan indeks Kospi Korea Selatan berhasil berlanjut pada perdagangan hari pertama pasca libur Tahun Baru, Selasa (2/1/2018), sejalan dengan berlanjutnya apresiasi nilai tukar won terhadap dolar AS.
Bursa Korea Kospi/Reuters
Bursa Korea Kospi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Kospi Korea Selatan berhasil melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari pertama pasca libur Tahun Baru, Selasa (2/1/2018), sejalan dengan berlanjutnya apresiasi nilai tukar won terhadap dolar AS.

Indeks Kospi ditutup menguat 0,49% atau 12,16 poin di level 2.479,65, setelah pada perdagangan terakhir sebelum libur Tahun Baru (28/12/2016) berakhir menanjak 1,26% atau 30,82 poin di posisi 2.467,49.

Penguatan Kospi pada perdagangan hari ini sekaligus memperpanjang penguatan untuk hari ketiga berturut-turut.

Sebanyak 436 saham menguat, 259 saham melemah, dan 72 saham stagnan dari 767 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini.

Sejumlah saham terpantau mengangkat pergerakan Kospi, di antaranya Dongwha Pharm Co. Ltd. (+1,23%), Woori Bank (+0,95%), dan Hite Jinro Co. Ltd. (+1,24%).

Di sisi lain, saham Kyungbang Ltd. dan Meritz Fire & Marine Insurance Co. Ltd. yang masing-masing turun 0,36% dan 0,64% berada di antara deretan saham yang bergerak negatif.

Sejalan dengan Kospi, nilai tukar won hari ini berakhir menguat 0,49% atau 5,24 poin di 1.061,43 per dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg, won telah terapresiasi untuk hari kedelapan berturut-turut.

Apresiasi won ditopang permintaan pemerintah Pyongyang untuk menggelar diskusi dengan Seoul sebelum Olimpiade Musim Dingin yang akan digelar di Pyeongchang pada 9-25 Februari 2018.

Pemimpin Korut Kim Jong Un menyatakan negaranya siap untuk mendukung agar gelaran tersebut menuai sukses.

“Kami dengan tulus berharap agar Olimpiade Musim Dingin berhasil digelar. Sudah waktunya Korea Utara dan Selatan duduk dan serius membahas bagaimana memperbaiki hubungan kita sendiri dan secara sadar saling membuka diri," kata Kim seperti dikutip dari Bloomberg.

Aksi beli global terhadap saham lokal pasca aksi jual pada Desember turut menopang sentimen. Sejumlah pedagang lokal memperkirakan won akan mencapai level 1.000 pada 2018, level yang terakhir disentuh 10 tahun sebelumnya.

“Won bersiap untuk mengalami penguatan lebih lanjut pada tahun 2018 bersama dengan perekonomian Korea Selatan meskipun terdapat sentimen dari Korea Utara,” papar Moon Hongcheol, fixed-income dan FX strategist di DB Financial Investment, seperti dikutip dari Bloomberg.

 

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

2/1/2018

2.479,65

+0,49%

28/12/2017

2.467,49

+1,26%

27/12/2017

2.436,67

+0,38%

26/12/2017

2.427,34

-0,54%

 Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper