Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUMN dan Swasta Getol Lepas Saham Lewat Rights Issue, Investor Minat?

Analis melihat minat investor untuk ikut serta dalam rights issue lebih tergantung pada rencana penggunaan dana hasil rights issue, daripada kondisi pasar.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 07 Juli 2022  |  14:57 WIB
BUMN dan Swasta Getol Lepas Saham Lewat Rights Issue, Investor Minat?
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Silmy Karim (kanan) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan baja asal China, Baowu Group Zhongnan Co. Ltd. untuk reaktivasi pabrik Blast Furnace Krakatau Steel, Rabu (25/5 - 2022). Analis melihat minat investor untuk ikut serta dalam rights issue lebih tergantung pada rencana penggunaan dana hasil rights issue, daripada kondisi pasar.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Beberapa emiten, baik BUMN maupun swasta, di pasar modal berencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue di paruh kedua tahun ini. Analis memandang aksi korporasi ini masih dapat menarik minat investor.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra melihat, prospek rights issue tidak akan terlalu terkait dengan kondisi pasar saat ini. Sebagaimana diketahui, saat ini pasar tengah mengalami tekanan akibat kenaikan suku bunga The Fed dan inflasi yang meningkat.

Menurut Maxi, minat investor untuk ikut serta dalam rights issue lebih tergantung pada rencana penggunaan dana hasil rights issue tersebut.

"Prospek rights issue tidak terlalu terkait dengan kenaikan suku bunga dan tingginya inflasi. Minat investor tergantung pada rencana penggunaan dana hasil rights issue," kata Maxi, dihubungi Kamis (7/7/2022).

Maxi menyarankan investor dapat memanfaatkan momentum rights issue ini apabila dananya digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, yang tentu diharapkan akan meningkatkan kinerja perseroan.

Sebagai informasi, pekan ini dua emiten pasar modal mengumumkan akan melakukan rights issue, yakni PT XL Axiata Tbk. (EXCL), dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS).

EXCL berencana mengeluarkan 2,75 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. EXCL berencana menggunakan seluruh dana bersih dari rights issue ini untuk membayar utangnya.

Sementara itu, emiten baja pelat merah Krakatau Steel akan menerbitkan saham baru melalui skema rights issue dengan target dana hingga Rp2,5 triliun.

Rights issue tersebut merupakan salah satu bagian rencana restrukturisasi perseroan. Menurut Direktur Keuangan Krakatau Steel, Tardi, KRAS memiliki kewajiban jatuh tempo sebesar US$524 juta atau Rp7,59 triliun pada 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rights issue BUMN IHSG krakatau steel xl axiata
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top