Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pegerakan IHSG Hari Ini, Senin 23 Mei 2022

Laporan mengenai pergerakan IHSG serta rekomendasi saham hari ini, Senin 23 Mei 2022.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  10:33 WIB
Live
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Laporan mengenai pergerakan IHSG serta rekomendasi saham hari ini, Senin 23 Mei 2022.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan bakal fluktuatif jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).

Senior Investment Information Mirae Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan penguatan indeks pekan ini akan bergantung dari hasil RDG Bank Indonesia.

Oleh karena itu, dia menilai IHSG cenderung bakal bergerak relatif berfluktuasi menanti perilisan hasil RDG Bank Indonesia.

Dia memperkirakan IHSG bakal bergerak pada supprot 6.809 dan 6.752, sementara resistance pada 6.995 dan 7.051.

Lebih lanjut, sejumlah sektor menarik diperhatikan pada perdagangan pekan depan, yakni konsumer siklikal, energi, finansial, kesehatan, infrastruktur, properti hingga teknologi.

Saham-saham pilihan Mirae di antaranya HEAL, INCO, INTP, LPPF, ADRO, ANTM, BBNI, BBRI, ITMG, dan UNTR.

"Selain itu, surplus neraca perdagangan dan transaksi berjalan juga menjadi sentimen positif dalam negeri, serta meredanya sentimen aggressive tightening policy dari The Fed," jelasnya kepada Bisnis, dikutip Senin (23/5/2022).

Di sisi lain, sektor teknologi kembali mengalami penguatan setelah selama sepekan terus tertekan. Kebijakan Presiden Jokowi yang membuka kembali ekspor CPO juga turut disambut euforia oleh pasar.

Pada pekan lalu, IHSG melompat 4,85 persen pada akhir perdagangan pekan ini ke level 6.918,14 dari posisi akhir pekan lalu yang sempat mencapai 6.597,99. Khusus perdagangan Jumat (20/5/2022), indeks komposit naik 1,39 persen.

Di sisi lain, investor asing pun sudah mulai kembali ke pasar modal dengan mencatatkan aksi beli bersih Rp232,31 miliar pada hari ini.

10:34 WIB

IHSG Bergerak Mixed

Riset NH Korindo Sekuritas Indonesia menyebutkan, Bursa Wall Street akhir pekan ditutup mixed, pasca mengalami tekanan terkait kekhawatiran mengenai inflasi. Indeks S&P 500 dan Dow Jones ditutup menguat tipis +0,01% dan +0,03%; dengan Nasdaq terkoreksi -0,30%.

Bursa mengalami situasi berat, seiring inflasi mulai mengikis daya beli konsumen, dan membebani kinerja perusahaan. Sejumlah investor menantikan hasil FOMC Meeting Minutes Kamis dini hari waktu Indonesia. Pasar juga mulai memproyeksikan kenaikan FFR sebesar 50 bps menjadi 1,25% hingga 1,50%, pada pertemuan FOMC Rate Decision pertengahan Juni mendatang.

Tren surplus transaksi berjalan Indonesia, dan pelonggaran moneter China, menjadi sentimen positif akhir pekan lalu. Hal tersebut mendorong IHSG menguat 95 poin ke level 6.918.

Tingginya harga ekspor komoditas global batu bara dan CPO, menopang neraca dagang (nonmigas). Hal ini juga berimbas positif bagi neraca transaksi berjalan kuartal I/2022 yang mencatatkan surplus US$0,2 miliar.

Sementara itu, Bank Sentral China mempertahankan Loan Prime Rate 1 tahun di level 3,70%; dan memangkas 15 bps 5Y Loan Prime Rate menjadi 4,45%; ditengah tren kenaikan suku bunga global.

"Kami memproyeksikan IHSG bergerak downward dengan kisaran 6.800-7.000," demikian kutipan riset tersebut.

08:43 WIB

IHSG Bergerak Terbatas

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam risetnya menjelaskan, IHSG akan menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Secara teknikal, candlestick membentuk higher high dan higher low mengindikasikan potensi penguatan.

Pergerakan akan didorong rilis kinerja emiten per 1Q22. Perlu diwaspadai rentang penguatan mulai terbatas dan menguji resistance kuat moving average 50, apabila gagal menembus level ini IHSG berpotensi kembali melemah.

Selanjutnya, Dennies memperkirakan IHSG bergerak pada level support 6.740 dan 6.829 serta resistance 6.981 dan 7.044.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Bank Indonesia rekomendasi saham
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top