Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Pasar Modal Syariah Tumbuh 367 Persen sejak 2017

Jumlah investor saham syariah Indonesia per Maret 2022 adalah sebanyak 108.345 investor.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 14 April 2022  |  18:29 WIB
Investor Pasar Modal Syariah Tumbuh 367 Persen sejak 2017
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan pasar modal terus mencatatkan pencapaian baru. Kali ini adalah jumlah investor pasar modal syariah yang melampaui 100.000 pada 2021.

Kepada Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh mengatakan, jumlah investor saham syariah Indonesia per Maret 2022 adalah sebanyak 108.345 investor. Selama periode tahun 2017 hingga Maret 2022, jumlah investor ini telah tumbuh 367 persen.

"Meski demikian, terjadi perlambatan pertumbuhan jumlah investor syariah selama pandemi," kata Irwan, Kamis (14/4/2022).

Menurutnya, perlambatan ini diakibatkan oleh percepatan penambahan investor konvensional yang lebih tinggi daripada investor saham syariah. Hal ini akibat teknologi pasar modal syariah yang tertinggal dibandingkan dengan pasar modal konvensional.

Irwan melanjutkan, BEI telah meluncurkan simplifikasi online dalam pembukaan rekening saham syariah.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi juga menuturkan pihaknya akan terus mendorong anggota bursa bergabung memberikan layanan Sharia Online Trading System (AB SOTS), yang menerapkan simplifikasi online dalam pembukaan rekening saham syariah.

Adapun sebaran investor saham syariah sepanjang 2021, menurut Irwan masih terkonsentrasi di Jawa dengan persentase 66 persen. Selain itu, 80 persen transaksi saham syariah juga terjadi di Pulau Jawa.

"Posisi 6 besar itu masih dikuasai Pulau Jawa. Akan tetapi, untuk total transaksi terbanyak, Kalimantan Timur mengalahkan Yogyakarta secara nilai transaksi," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia saham syariah pasar modal syariah
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top