Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akusisi 3 Entitas MNC, Hary Tanoe Optimistis Pendapatan MSIN Melambung

MSIN mengakuisisi saham PT MNC Digital, PT MNC Portal Indonesia, dan PT MNC OTT Network.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Maret 2022  |  19:24 WIB
Akusisi 3 Entitas MNC, Hary Tanoe Optimistis Pendapatan MSIN Melambung
Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup MNC, PT MNC Media Entertainment Tbk. (MSIN) baru selesai mendapatkan persetujuan akuisisi 3 anggota grup MNC lainnya Nilai pendapatan perseroan pun diyakini dapat melonjak lebih dari 2 kali lipat.

Presiden Direktur Media Nusantara Citra Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan dengan berkonsolidasinya seluruh bisnis digital grup MNC ke dalam emiten berkode MSIN ini bakal membuat kinerjanya memantul tinggi.

"Bisa dibayangkan 2022 juga, digital bisnis lebih besar lagi, semua macam-macam isinya, dengan masuknya tiga grup tadi akan meningkatkan pendapatan daripada MNC Digital yang lama menjadi yang baru menjadi jauh lebih bagus lagi. Kalau [kinerja] double saya rasa sudah lewat," paparnya saat konferensi pers, Jumat (11/3/2022).

Hary Tanoe yang juga merangkap jabatan sebagai Direktur Utama MSIN setelah RUPSLB ini menjelaskan bakal terus mengembangkan bisnis konten digital perseroan.

MSIN baru saja mengakuisisi saham RCTI+ (PT MNC Digital Indonesia), okezone.comsindonews.cominews.ididxchannel.comcelebrities.idsportstars.id, & BuddyKu (PT MNC Portal Indonesia), dan Vision+ (PT MNC OTT Network).

Dengan akuisisi tersebut, Hary Tanoe menegaskan pendapatan perseroan bakal bertambah dengan nilai sangat besar. Dia mengilustrasikan kinerja MNC Digital Entertainment atau MSIN hingga November 2021 sebesar Rp1,57 triliun sebagai MNC Studios International entitas lama.

Seandainya akuisisi dilaksanakan pada Januari 2021, dalam 11 bulan pendapatan dapat mencapai di atas Rp2,7 triliun.

"Dikolaborasikan seandainya Januari 2021, pendapatan bersih meningkat 75 persen dari pendapatan aktual November atau 11 bulan," katanya.

Adapun, RCTI+ merupakan AVOD superapp terbesar di tahun 2021. Aplikasi ini terdiri dari 5 kategori konten utama, yang mencakup layanan video (streaming, VOD, dan konten kreatif lainnya), dan agregator berita, agregator audio (audio series, audio books, podcast, dan radio agregator).

Selain itu, ketegori lainnya kompetisi UGC, dan yang tak kalah pentingnya, investasi strategis terbaru TREBEL Music yang mengisi kategori konten utama lainnya yang akan mempercepat pertumbuhan pengguna RCTI+ di masa depan.

Musik adalah jenis konten yang paling dicari di platform mana pun. Pada Februari 2022, RCTI+ telah memiliki lebih dari 64,2 juta pengguna aktif bulanan. Akuisisi kedua unit gaming melalui E-Sports Star Indonesia (ESI) yang berdiri pada awal 2021.

ESI akan meluncurkan dua game mobile online tahun ini, berjudul Rapid Fire dan Battle of Legends untuk memperoleh bagian dari pasar game yang berkembang pesat di Indonesia, yang diproyeksikan tumbuh menjadi Rp16,9 triliun pada 2026 dengan sebagian besar disumbangkan dari pendapatan game mobile, mewakili hampir 76 persen.

Selain itu, akuisisi ketiga yakni Vision+ yang merupakan premium OTT SVOD dengan pertumbuhan tercepat di tahun 2021 yang memberikan akses ke lebih dari 18.000 jam konten VOD, lebih dari 110 saluran linier premium lokal dan internasional, dan konten orisinil yang diproduksi oleh Vision Pictures.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc emiten media
Editor : Dwi Nicken Tari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top