Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suzuki meluncurkan varian terbaru Ertiga di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021.  - SIS
Lihat Foto
Premium

Aturan Baru Pajak Kendaraan Sri Mulyani Tokcer! Siap Bawa Harga Saham IMAS Hingga ASII Ngegas?

Pemerintah dan Komisi XI DPR RI telah menyepakati RUU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD) untuk dibawa ke paripurna DPR RI untuk disahkan menjadi undang-undang. Aturan ini mencakup revisi tarif hingga 50 persen untuk pajak progresif kepemilikan kendaraan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com
24 November 2021 | 06:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengklaim salah satu pilar dari RUU HKPD adalah untuk memperkuat reformasi perpajakan dan retribusi daerah melalui penyederhanaan jenis dari pajak dan retribusi daerah.

Rancangan aturan yang telah disepakati tersebut membuat pajak daerah dari 16 menjadi 14 jenis, sedangkan retribusi daerah dari yang sebelumnya 32 menjadi 18 jenis.

Meski jenis pendapatan berkurang, mantan Direktur Eksekutif Bank Dunia itu meyakini aturan ini berpotensi mendorong kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) hingga 50 persen.

“Jumlah retribusi dan pajak yang lebih kecil tidak berarti penerimaan pajak turun, justru menurut exercise kami, PAD dari pemerintah, terutama kabupaten/kota bisa meningkat, menggunakan baseline 2020, naik hingga 50 persen,” katanya, Selasa (23/11/2021).

Aturan baru ini sekaligus menjadi peluang bagi produsen otomotif dan industri pendukungnya seperti PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS) hingga PT Astra International Tbk. (ASII).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top