Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prospek Mitratel dan Sektor Menara Cerah

Mitratel di pasar modal memiliki prospek yang cukup cerah ke depan. Potensi pertumbuhannya kian membaik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  04:44 WIB
Aset menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau Mitratel. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. itu berencana melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. -  Mitratel.
Aset menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau Mitratel. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. itu berencana melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. - Mitratel.

Bisnis.com, JAKARTA - Kedatangan PT Mitradaya Telekomunikasi Tbk. atau Mitratel, sektor telekomunikasi di pasar modal kian menarik. Prospek keduanya sama-sama cerah.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengungkapkan Mitratel di pasar modal memiliki prospek yang cukup cerah ke depan. Potensi pertumbuhannya kian membaik.

Selain memiliki jumlah menara yang banyak, status Mitratel sebagai anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi keunggulan yang kuat bagi Mitratel.

"Sebagai operator menara tentu sangat bergantung kepada ekspansi atau belanja modal operator telekomunikasi, dan TLKM sendiri merupakan operator telekomunikasi terbesar saat ini sehingga potensi pertumbuhan bisnis Mitratel ke depan bisa melebihi industri," urainya kepada Bisnis, Selasa (26/10/2021).

Potensi lainnya adalah perbaikan dan potensi yang masih bisa dihasilkan dari efisiensi dan peningkatan profitabilitas.

Di sisi lain, prospek sektor menara telekomunikasi secara industri masih sangat bagus dari sisi pertumbuhan ke depan. Alfred menyebut ada 4 alasan untuk itu.

Pertama, rasio jumlah pengguna dan jumlah menara di Indonesia dibandingkan dengan ideal masih jauh, sehingga memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Kedua, kondisi geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang membuat peran menara telekomunikasi menjadi penting dalam infrastruktur telekomunikasi.

Ketiga, peralihan kepemilikan menara dari perusahaan operator telekomunikasi kepada perusahaan operator menara, membuat ketergantungan perusahaan telekomunikasi terhadap jasa operator menara semakin kuat.

"Keempat, pertumbuhan pengguna dan konsumsi masyarakat Indonesia yang masih besar untuk belanja telekomunikasi, akan terus memacu belanja modal operator telekomunikasi dan salah satu yang terbesar adalah perluasan jaringan berupa penambahan sewa menara," urainya


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo mitratel
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top