Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investor Nantikan FOMC Meeting, Bursa Asia Variatif

Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing menguat 0,39 persen dan 0,2 persen. Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,1 persen.
Bursa Asia/ Bloomberg.
Bursa Asia/ Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Asia bergerak variatif pada awal perdagangan Senin (14/6/2021) di saat investor menantikan pertemuan penting Federal Reserve akhir pekan ini.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing menguat 0,39 persen dan 0,2 persen. Di sisi lain, indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,1 persen.

Volume perdagangan di bursa Asia diperkirakan akan rendah dengan sejumlah hari libur termasuk di Australia, China, dan Hong Kong. Kontrak berjangka bursa AS menguat tipis setelah saham reli pada hari Jumat.

Sementara itu, imbal hasil Treasury AS 10 tahun naik tipis menjadi sekitar 1,46 persen setelah mencapai posisi terendah dalam tiga bulan pada hari Kamis dan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Desember pekan lalu.

Sementara itu, dolar AS stabil terhadap rekan-rekan Kelompok 10 selama awal perdagangan Asia setelah KTT G7 yang menekankan persatuan.

Dengan imbal hasil Treasury AS yang cenderung turun, investor mengantisipasi The Fed akan menegaskan kembali bahwa kebijakan ultra-longgarnya masih tepat dan terlalu dini untuk mulai mempertimbangkan pengurangan pembelian obligasi.

Namun, para pejabat The Fed dalam FOMC Meeting akan memproyeksikan kenaikan suku bunga pada tahun 2023 di tengah pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih cepat, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

"FOMC terus melihat lonjakan inflasi hanya bersifat sementara, dan mungkin mengakui bahwa mereka sedang mendiskusikan laju pembelian bulanan tetapi belum akan berkomitmen untuk tanggal untuk memperlambat pembelian," kata analis Prudential Financial Inc. Quincy Krosby, seperti dikutip Bloomberg, Senin (14/6/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper