Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Bitcoin Naik Turun, Ini Saran untuk Trader

Tim Salma Markets menyoroti, bahwa volatilitas dalam pasar kripto sangatlah brutal jika trader tidak memiliki rencana matang. Rencana untung dari pergerakan harga Bitcoin , Harprixcoin dan aset kripto lain, termasuk mengambil cuan saat harganya meningkat dan juga saat harganya menurun.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  08:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Di Indonesia, bursa aset kripto berjenis spot amatlah popular.

Tim Salma Markets menyoroti, bahwa volatilitas dalam pasar kripto sangatlah brutal jika trader tidak memiliki rencana matang. Rencana untung dari pergerakan harga Bitcoin , Harprixcoin dan aset kripto lain, termasuk mengambil cuan saat harganya meningkat dan juga saat harganya menurun.

“Perdagangan jenis ini memungkinkan menggunakan mekanisme perdagangan berjangka. Dalam perdagangan berjangka, trader membeli dan menjual kontrak Bitcoin, Harprixcoin atau aset kripto lain dan menutup posisinya dalam uang (USD),” sebut Annie Luong, COO of Salma Markets dalam keterangan tertulisnya.

Trader dapat memilih untuk short sell Bitcoin jika merasa harganya akan turun. Short selling berarti trader membeli kontrak yang memberi untung jika harga di masa depan lebih rendah dibanding harga saat pembelian kontrak itu.

Saat pasar sedang tren menurun, atau saat memasuki fase bear, trader dapat melakukan short sell untuk mendapat untung atau untuk melindungi aset mereka dari harga yang sedang melemah.

Dia memaparkan, pasar berjangka memang mengandung risiko sangat tinggi. Maka, diperlukan analisis teknikal dan tepat untuk memproyeksikan ke mana harga akan bergerak.

Bagi trader profesional, pasar berjangka adalah hal biasa, karena risiko besar berbanding lurus dengan cuan yang akan didapat.

Dia mengatakan di bursa lain seperti di Salma Markets, menawarkan jenis derivatif dalam bentuk kontrak berjangka (futures contract). Cara ini memungkinkan trader mencetak cuan, baik ketika harga Bitcoin dan Harprixcoin naik ataupun turun.

“Ribuan trader telah membuat keputusan investasi bijak di Salma Markets baik saat bull market ataupun bear market. Investor dan trader yang berani mengambil risiko berspekulasi pada Bitcoin, Harprixcoin dan altcoin lainnya dan mendapat cuan besar jika menjual di saat yang tepat. Para trader mendapatkan cuan luar biasa dengan mengamati gerakan pasar dan memanfaatkan perubahan harga,” sebut Tim Salma Markets dalam keterangannya..

Salma Markets adalah platform yang menyediakan perdagangan kontrak aset kripto, di mana trader dapat melakukan long atau short pada Bitcoin, Harprixcoin dan sejumlah altcoin lain.

Perusahaan ini telah menerima lisensi dari Financial Commision, regulator keuangan di Dunia. Tim Salma Markets terdiri dari personal dengan lebih dari 7 tahun pengalaman di industri keuangan, dan industri Internet.

Bagi Salma Markets sistem perdagangan harus mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin, sembari menekan risikonya.

Salma Markets saat ini menawarkan 17 trade pair dan akan ada lebih banyak lagi di masa depan. Aset kripto yang popular, termasuk Bitcoin (BTC), Harprixcoin (HPT), Ether (ETH), Litecoin (LTC), XRP, TRX dan lainnya.

Harga aset dipatok terhadap bursa kripto besar seperti Binance, Bitfinex dan Coinbase untuk menjamin kestabilan.

Pengguna dapat memperdagangkan aset-aset tersebut memakai margin dan leverage. Salma Markets menawarkan margin atau deposit minimal adalah 1 USD dan leverage mulai dari 10x hingga 100x. Dengan minimal margin yang rendah memudahkan akses bagi trader baru yang ingin berdagang dengan posisi kecil.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin blockchain
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top