Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Secercah Senyum Seusai Go Digital

Grab telah menyambut lebih dari 650.000 UMKM baru dan menghadirkan lebih dari 40 inisiatif dan program bagi UMKM yang bekerja sama dengan lebih dari 45 pemerintah pusat dan daerah.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  09:32 WIB
Gambar: Grab TerusUsaha Akselerator Batch 2 / 1
Gambar: Grab TerusUsaha Akselerator Batch 2 / 1

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 benar-benar menghantam perekonomian Indonesia, termasuk sektor UMKM. Hal itu dirasakan betul oleh Rosdiana Nainggolan, salah satu pedagang pasar tradisional di Pringgan, Medan, Sumatra Utara. Wanita berusia 60 tahun ini telah melewati pasang-surut berjualan di pasar tersebut selama 30 tahun.

Perjuangan panjang itu kemudian terhempaskan oleh pandemi Covid-19 yang menghantam usahanya. “Usaha saya mengalami penurunan penjualan sebesar 70 persen,” tuturnya.

Beruntung, anaknya menyarankan Rosdiana agar mau bergabung menjadi mitra merchant GrabMart setelah mengetahui kerjasama antara Grab PD Pasar Jaya di Provinsi Sumatera Utara. Mulanya, usulan ini ditampik oleh Rosdiana karena merasa kurang paham menggunakan teknologi.

“Awal berjualan online, pastinya memiliki banyak tantangan karena belum terbiasa sehingga saya menyerahkan semuanya ke anak untuk mengelola. Namun, sejak melihat pesanan yang datang melalui online tambah banyak, memotivasi saya untuk belajar sendiri mengelola pesanan di GrabMart. Sekarang saya sudah bisa terima dan layani sendiri pesanan online. Ternyata mudah pakai Grab,” jelasnya.

Sejak memanfaatkan teknologi, Bu Rosdiana juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi salah satu saudaranya yang kini membantunya berjualan. Mereka pun bisa hidup mandiri di usia tua.

Lain lagi cerita Puji Hartono atau yang kerap disapa Cak Toni. Pria berusia 65 tahun ini pernah berprofesi sebagai pekerja kontraktor, tetapi menemui kegagalan dalam salah satu projeknya sehingga meninggalkan utang ratusan juta. Di usia yang sudah yang sudah menanjak, Cak Toni kesulitan mendapatkan pekerjaan baru dan akhirnya berinisiatif untuk membuka bisnis kuliner kaki lima di wilayah Cirebon pada 2016. Watung itu diberi nama Nasi Bakar Cak Toni.

Dalam kurun waktu satu tahun lebih, Cak Toni sudah bisa membayar lunas semua utangnya dan menyewa tempat untuk melanjutkan usaha. Dia mulai memanfaatkan teknologi dan mendigitalisasi usaha sejak Juli 2019. Sama seperti yang lain, pada mulanya Cak Toni sempat kebingungan mengopersikan aplikasi tersebut. Namun, walau usianya tak lagi muda, ia pantang menyerah.

“Ketika bingung, saya tidak malu untuk bertanya kepada karyawan bagaimana cara menggunakan aplikasi layanan GrabFood. Saya juga mau terus belajar sendiri hingga akhirnya bisa. Untungnya aplikasi GrabMerchant ini mudah digunakan dan ada banyak tutorial buat ngebantu,” ujarnya. Keyakinan dalam memanfaatkan teknologi Cak Toni terbukti. Ketika masa pandemi seperti sekarang, usaha yang dibangun Cak Toni ini justru bisa menggantungkan pendapatan dari berjualan online.

“Pesanan yang datang melalui GrabFood sangat membantu penjualan harian usaha saya, bahkan omzet meningkat hingga 80%. Saya juga tetap bisa mempertahankan pendapatan dan karyawan yang sekarang sudah berjumlah 29 orang,” jelasnya. Selain itu, Cak Toni juga membantu biaya pendidikan untuk anak dari karyawannya agar bisa melanjutkan sekolah.

Grab Indonesia memang konsisten menunjukkan dukungan mereka terhadap perkembangan UMKM, yang terdampak pandemi. Ridzki Kramadibrata selaku President of Grab Indonesia mengatakan, selama masa pandemi, Grab telah menyambut lebih dari 650.000 UMKM baru dan menghadirkan lebih dari 40 inisiatif dan program bagi UMKM yang bekerja sama dengan lebih dari 45 pemerintah pusat dan daerah.

Tahun lalu, mereka menjalankan program Grab #TerusUsaha Akselerator Batch 1 yang diadakan pada Juli 2020. Kegiatan ini telah melatih 50 UMKM terpilih dari puluhan kota di Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dari inisiatif #TerusUsaha yang diluncurkan pada Juni 2020 lalu untuk mendigitalisasikan lebih banyak UMKM di Indonesia dan pada Februari mendatang akan digelar kembali kegiatan serupa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm grab indonesia
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top