Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Lepas Libur Pilkada 2020, IHSG Menguat Sentuh 6.000

Pukul 09.01 WIB, IHSG naik 0,96 persen atau 57,36 poin menjadi 6.001,77. Penguatan IHSG terjadi seiring dengan kenaikan Indeks LQ45 hingga 0,98 persen pagi ini.
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada Kamis (10/12/2020) selepas libur Pilkada Serentak 2020.

Pukul 09.01 WIB, IHSG naik 0,96 persen atau 57,36 poin menjadi 6.001,77. Penguatan IHSG terjadi seiring dengan kenaikan Indeks LQ45 hingga 0,98 persen pagi ini.

Sejumlah saham LQ45 yang menguat signifikan pagi ini ialah PGAS 15,36 persen, HMSP 6,85 persen, SCMA 5,78 persen, PTBA 5,22 persen, dan ERAA 5,22 persen.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menyampaikan IHSG berhasil ditutup menguat 0.23% di level 5944.41 pada Selasa 8 Desember 2020. Berdasarkan rasio fobonacci, adapun support maupun resistance berada pada 5874.89 hingga 6009.10.

Berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Institutional Research MNC Sekuritas menyampaikan sebelumnya IHSG ditutup menguat tipis 0,2 persen ke level 5,944. Pergerakan IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3.

"Hal tersebut berarti penguatan IHSG sudah relatif terbatas, dimana kami perkirakan IHSG akan bergerak menguji area 5,950-6,020," paparnya.

Namun, apabila IHSG turun di bawah 5,563, maka IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave 3 dan akan membentuk wave 4 ke area 5,500-5,650 terlebih dahulu.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG saat ini berada di area jenuh beli atau overbought. Sementara itu, fokus investor tampak masih akan mengikuti perkembangan terkait dengan distribusi vaksin.

“Selain itu perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan kasus covid-19 pasca pemilu serentak di beberapa daerah di Indonesia,” tulis Dennies dalam riset harian, Kamis (10/12/2020)

Artha Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang support dan resistance satu pada 5.916—5.988 serta support dan resistance dua pada 5.888—5.988.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper