Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Agung Podomoro (APLN) Percepat Pelunasan Utang Rp1,82 Triliun

PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) mempercepat pelunasan utang kepada kreditur senilai Rp1,82 triliun. Pelunasan dipercepat setelah APLN mendapat pinjaman baru dari kreditur lain.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  09:48 WIB
Central Park, salah satu proyek pengembangan properti PT Agung Podomoro Land Tbk. - Istimewa
Central Park, salah satu proyek pengembangan properti PT Agung Podomoro Land Tbk. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) mempercepat pelunasan utang kepada kreditur senilai Sin$172,8 juta atau setara Rp1,82 triliun (Kurs Rp10.564).

Manajamen Agung Podomoro melaporkan, utang yang dilunasi berasal dari Credit Opportunities II Pte Ltd. Fasilitas tersebut diperoleh pada 24 September 2019.

Untuk melunasi utang tersebut, emiten bersandi saham APLN itu sudah mendapat pinjaman baru dari Guthrie Ventures Pte Ltd pada 20 November 2020. Fasilitas tersebut juga melibatkan PT Bank CIMB Niaga Tbk. sebagai agen dan agen jaminan. 

Pinjaman tersebut dijamin dengan sejumlah kolateral antara lain, gadai atas rekening milik perseroan dan hak tanggungan peringkat pertama atas sertifikat atas stauan rumah susun pusat perbelajaan Central Park.

Sebelumnya, Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menaikkan peringkat APLN dan surat utang berdenominasi dolar AS milik perseroan. Kenaikan peringkat antara lain dipicu keberhasilan restrukturisasi utang anak usaha.

Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land Justini Omas menyampaikan Fitch Ratings menaikkan peringkat perseroan menjadi CCC- dari sebelumnya C.

Selain itu, peringkat obligasi senior yang diterbitkan anak usaha emiten dengan kode saham APLN tersebut yaitu APL Realty Holdings Pte. Ltd. senilai US$300 juta pada 2 Juni 2017 juga dinaikkan menjadi CCC- dari C dengan peringkat pemulihan RR4.

“Kenaikan peringkat oleh Fitch tersebut utamanya dipicu oleh telah diselesaikannya restrukturisasi pinjaman di PT Bali Perkasa Sukses,” tulis Justini dalam keterbukaan informasi, Kamis (26/11/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten agung podomoro land
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top