Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bisnis-27 Turut Ketiban Berkah Investasi Telkomsel di Gojek

Sebanyak 15 anggota Indeks Bisnis-27 menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (17/11/2020), dipimpin oleh saham TLKM yang melesat berkat sentimen invetasi ke Gojek.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 17 November 2020  |  09:34 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks Bisnis 27 terpantau menguat pada perdagangan hari Senin (16/11/2020). Kenaikan saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. seiring kabar investasi ke Gojek turut menjadi sentimen positif terhadap pergerakan indeks. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pukul 09.04, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini ada di level 493,99, naik 2,88 poin atau 0,59 persen dibandingkan posisi penutupan kemarin di level 491,11.

Dari seluruh anggota konstituen yang ada, sebanyak 15 saham terpantau naik. 5 saham stagnan dan 7 terpantau berada di zona merah.

Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menjadi motor pergerakan indeks terbesar dengan kenaikan 1,69 persen ke 2410. Menyusul di belakangnya adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)  yang masing-masing menguat 1,65 persen dan 1,63 persen.

Saham TLKM masih menjadi saham yang menjadi sasaran beli para investor asing pada pagi ini. TLKM mencatat net foreign buy sebesar Rp61,1 miliar.

Anggota indeks Bisnis 27 lain yang juga diincar oleh para investor diantaranya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai beli Rp39,6 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak Rp21,5 miliar dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebanyak Rp9 miliar

Sementara itu, saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menjadi anggota indeks dengan penurunan terbesar pada pembukaan perdagangan, yakni sebesar 0,87 persen di posisi 1710. Menyusul PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan koreksi masing-masing sebesar 0,83 persen dan 0,74 persen.

Saham CPIN juga termasuk dalam daftar sasaran jual para investor asing dengan nilai net foreign sell Rp1,4 miliar.

Sebelumnya, Indeks Bisnis-27 berbalik menguat pada perdagangan Senin (16/11/2020) setelah parkir di zona merah pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks hasil kerja sama bursa dan Harian Bisnis Indonesia ini terpantau parkir di level 491,12 menguat 0,56 persen atau 2,74 poin dibandingkan level penutupan kemarin. Sepanjang perdagangan, indeks Bisnis-27 bergerak di kisaran 487,59 hingga 495,39.

Dari seluruh anggota konstituen indeks, 17 saham menghijau, 7 saham terkoreksi, dan 3 saham lainnya tidak bergerak daripada posisi perdagangan sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG indeks bisnis27
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top