Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Dapat Kembali Terkoreksi, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas

MNC Sekuritas mengatakan pergerakan IHSG masih akan cenderung menguat terlebih dahulu. Namun, apabila IHSG belum mampu menembus level resistance pada 5.162, IHSG akan kembali terkoreksi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  07:15 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). Pada penutupan perdagangan awal pekan, IHSG ditutup melemah 2,78 persen atau 143,4 poin ke level 5.006,22. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berbalik mengalami koreksi hari ini.

Dalam laporan hariannya, Tim Riset MNC Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG pada Selasa (4/8/2020) menguat sebesar 1,4 persen ke 5.075 dan dan pergerakannya tertahan oleh MA5 dan MA20.

Pada perdagangan hari ini, Rabu (5/8/2020), MNC Sekuritas mengatakan pergerakan IHSG masih akan cenderung menguat terlebih dahulu. Namun, apabila IHSG belum mampu menembus level resistance pada 5.162, IHSG akan kembali terkoreksi.

“Selama IHSG belum mampu menembus resistance tersebut, maka IHSG masih rentan terkoreksi 4.809-4.900 atau idealnya ke arah 4.680-4.730 sebagai target koreksi dari wave [c] dari wave 4 pada skenario biru atau wave A pada skenario merah,” demikian kutipan riset tersebut.

Level support IHSG yang ditetapkan MNC Sekuritas hari ini berada di level 4.977 dan 5.030 sementara resistance pada kisaran 5.100, hingga 5.162. 

MNC Sekuritas juga merekomendasikan trading buy dan sell untuk sejumlah saham. Berikut adalah penjelasannya:

 

BRPT - Buy on Weakness (Rp890)

BRPT kembali terkoreksi dan pada perdagangan kemarin (4/8), BRPT terkoreksi 0,6 persen ke level Rp890. Seperti yang telah kami sampaikan pada rekomendasi kami di 30 Juli lalu, BRPT saat ini masih rentan terkoreksi untuk menjalani skenario biru ke area fibo retracement 61,8 persen untuk membentuk wave C dari wave (B). Setelah terkonfirmasi membentuk wave C dari wave (B), maka BRPT berpotensi menguat kembali.

Buy on Weakness: Rp830-Rp860

Target Price: Rp1.000, Rp1.085

Stop loss: below Rp750

 

INCO - Buy on Weakness (Rp3.420)

Kemarin (4/8), INCO ditutup menguat 2,1 persen meskipun volumenya cenderung lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya. Selama INCO tidak terkoreksi ke bawah Rp3.190, maka saat ini posisi INCO sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave 3. Terbentuknya wave (iii) akan lebih terkonfirmasi apabila INCO sanggup menembus resistance di Rp3.590.

Buy on Weakness: Rp3.320-Rp3.410

Target Price: Rp3.600, Rp3.800

Stop loss: below Rp3.190

 

KLBF - Buy on Weakness (Rp1.575)

Selama KLBF tidak terkoreksi di bawah Rp1.470, maka penguatan KLBF kemarin (4/8), merupakan awal dari wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti KLBF masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, terlebih jika KLBF sanggup menembus Rp1.695.

Buy on Weakness: Rp1.530-Rp1.570

Target Price: Rp1.680, Rp1.750

Stop loss: below Rp1.470

 

WIKA - Sell on Strength (Rp1.090)

Koreksi yang terjadi pada WIKA sebesar 1,8 persen kemarin (4/8), kami perkirakan merupakan bagian akhir dari wave [iii] dari wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti WIKA berpotensi untuk menguat dalam jangka pendek membentuk wave [iv], namun perhatikan, apabila WIKA tidak sanggup menguat di atas Rp1.200-Rp1.265 maka WIKA masih rentan terkoreksi kembali untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (B). Adapun level koreksi WIKA berada pada area Rp975-Rp1.050.

Sell on Strength: Rp1.120-Rp1.150.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI IHSG rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top