Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Keran Ekonomi Kembali Dibuka, Saham India Menghijau

Indeks S&P BSE Sensex menguat 1,8 persen ke level 38.887 hingga pukul 09.44 waktu Mumbai. sedangkan indeks NSE Nifty 50 bergerak naik 1,7 persen
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 Juni 2020  |  12:59 WIB
Keran Ekonomi Kembali Dibuka, Saham India Menghijau
Gedung National Stock Exchange (NSE) di Mumbai, India. - nseindia.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham India kembali menunjukkan pergerakan positif seiring dengan fase pertama pembukaan kegiatan ekonomi di negara tersebut.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (8/6/2020), indeks S&P BSE Sensex menguat 1,8 persen ke level 38.887 hingga pukul 09.44 waktu Mumbai. Sedangkan indeks NSE Nifty 50 bergerak positif sebesar 1,7 persen.

Adapun 18 dari 19 sub sektor yang dikelompokkan oleh BSE Ltd. mengalami kenaikan yang dimotori oleh sektor perbankan. Sebanyak 28 saham perusahaan mengalami kenaikan sementara dua lainnya terkontraksi.

IndusInd Bank Ltd dan HDFC Bank Ltd memimpin pergerakan positif ini dengan kenaikan masing-masing 7,2 persen dan 2,5 persen. Sementara, saham perusahaan farmasi, Sun Pharmaceutical Ltd terkontraksi 0,8 persen.

Sebelumnya, indeks India juga menutup perdagangan di zona hijau pada Jumat lalu setelah pelonggaran yang dilakukan pemerintah berujung pada aksi borong saham di negara tersebut. Pembukaan kegiatan ekonomi ini menghasilkan pemasukan dana asing lebih dari US$4 miliar. Jumlah ini merupakan pembelian terbesar di Asia pada kuartal I/2020.

Sudip Bandyopadyay dari Inditrade Capital Ltd di Mumbai mengatakan, optimisme pasar di India merupakan kombinasi dua sentimen positif, yaitu pembukaan kembali kegiatan ekonomi, serta perkiraan pergerakan muson di India.

“Sentimen lain adalah reli saham global yang suportif dan masuknya dana asing ke pasar India,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india
Editor : Rivki Maulana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top