Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Danai Capex, Chandra Asri (TPIA) Dapat Pinjaman US$70 juta dari Bank Permata (BNLI)

Fasilitas pinjaman akan digunakan oleh Chandra Asri sebagai pembiayaan general corporate purpose,capex, operating expense (opex), dan atau kebutuhan refinancing.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 18 Mei 2020  |  10:20 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka senilai US$70 juta dari PT Bank Permata Tbk. (BNLI) untuk mendanai general corporate purpose, termasuk capital expenditure (capex) atau belanja modal.

Direktur Keuangan Chandra Asri Petrochemical Andre Khor mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan bisnis, Chandra Asri berkomitmen penuh untuk terus menjadi penopang utama pertumbuhan industri hilir petrokimia.

Oleh karena itu, dia pun menilai reaktivasi pertumbuhan industri sangat dibutuhkan. Fasilitas pinjaman ini nantinya akan digunakan oleh Chandra Asri sebagai pembiayaan general corporate purpose,capex, operating expense (opex), dan atau kebutuhan refinancing.

Untuk diketahui, emiten berkode saham TPIA itu mengalokasikan capex sebesar US$430 juta pada tahun ini yang semula akan berasal dari kas internal. 

Adapun, dari capex tersebut rencananya akan dialokasikan untuk pengembangan lanjutan proyek pabrik MTBE dan Butene-1 yang ditargetkan dapat beroperasi pada kuartal III/2020, dan satu proyek Enclosed Ground Flare (EGF) yang ditargetkan rampung pada kuartal IV/2020.

Selain itu, dari total capex tersebut sebanyak US$330 juta akan digunakan untuk melanjutkan proyek pembangunan pabrik CAP II yang saat ini masih menanti keputusan final pemilihan strategic investor.

“Kami sangat senang dapat bekerja dengan mitra keuangan jangka panjang yang mendukung dan memahami model bisnis kami, untuk kami memastikan Chandra Asri dapat terus mempertahankan akses yang solid ke modal dan memelihara ketahanan finansial,” ujar Andre seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, Direktur Wholesale Banking Bank Permata Darwin Wibowo mengatakan bahwa kesepakatan fasilitas pinjaman tersebut merupakan bentuk dukungan perseroan bagi Chandra Asri dan industri domestik di tengah pandemi Covid 19 yang tidak menentu.

“Kami optimis kerjasama ini tidak hanya menunjukkan kekuatan likuiditas Bank Permata di market, tetapi juga menjaga relationship yang kuat dengan Chandra Asri,” ujar Darwin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten chandra asri
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top