Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos BI Tegaskan Potensi Penguatan ke Rp15.000, Rupiah Terbaik Kedua di Asia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan saat ini posisi rupiah di kisaran Rp15.400 per dolar AS terbilang undervalue. Oleh karena itu, pihaknya optimistis rupiah dapat menuju Rp15.000 pada akhir 2020.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 April 2020  |  10:42 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Selasa (14/4 - 2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia kembali menegaskan potensi rupiah menguat ke level Rp15.000 per dolar AS pada akhir 2020 seiring kuatnya fundamental perekonomian.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan saat ini posisi rupiah di kisaran Rp15.400 per dolar AS terbilang undervalue. Oleh karena itu, pihaknya optimistis rupiah dapat menuju Rp15.000 pada akhir 2020.

"Salah satu pendorong rupiah ialah defisit transaksi berjalan yang lebih rendah. Semula 2,5 persen - 3 persen dari PDB, insyaallah akan lebih rendah dari itu. Saat ini masih Rp15.400 karena faktor teknikal," paparnya, Rabu (29/4/2020).

Selain itu, Bank Indonesia berkomitmen menjaga pasar dan stabilitas nilai tukar rupiah, sehingga akan melakukan intervensi di pasar spot, DNDF, dan SBN.

"Kami juga optimis adanya inflow yang lebih besar. Biasanya setelah 4 bulan outflow, akan selaku diikuti periode inflow," imbuhnya.

Sementara itu, pada perdagangan Rabu (29/4/2020) pukul 10.21 WIB, rupiah menguat 0,37 persen atau 57 poin menjadi 15.388 per dolar AS. Kinerja rupiah menjadi kedua yang terbaik di antara mata uang Asia lainnya.

Di posisi nomor satu ada won Korea Selatan yang menguat 0,54 persen. Adapun, indeks dolar AS melemah 0,15 persen menjadi 99,713.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah bank indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top