Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lunasi Utang, Express Transindo Utama (TAXI) Tekan Rugi Bersih Pada 2019

Taxi mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp275,5 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2018 senilai Rp836,37 miliar.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 April 2020  |  16:56 WIB
Pengemudi taksi Express menunggu penumpang di pool taksi Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengemudi taksi Express menunggu penumpang di pool taksi Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, Banten, Selasa (20/3/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Meskipun masih merugi, emiten transportasi PT Express Transindo Utama berhasil mengurangi angka rugi bersih pada 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dirilis pada Rabu (1/4/2020), emiten bersandi saham TAXI tersebut mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp275,5 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2018 senilai Rp836,37 miliar.

Sementara itu, rugi per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2019 juga berkurang sebesar 84,57 persen dari Rp389,81 per saham pada 2018 menjadi Rp60,11 per saham pada 2019.

Penurunan kerugian ini terjadi seiring dengan berkurangnya liabilitas TAXI baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Total liabilitas jangka pendek TAXI pada 2019 berada di angka Rp720,97 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun 2018 senilai Rp1,6 triliun.

TAXI berhasil mengurangi liabilitas jangka pendek dengan melunasi penuh pinjaman berbentuk utang bank senilai Rp442,5 miliar. Selain itu, utang obligasi juga telah dibayarkan sebagian sehingga berkurang menjadi Rp578,94 miliar dari sebelumnya Rp1 triliun pada 2018.

Selain itu, angka utang lain-lain dari pihak ketiga juga berkurang dari Rp33,09 miliar pada 2018 menjadi Rp21,32 miliar.

Adapun kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi atau capital expenditure (capex) juga melonjak sebesar 147 persen dari Rp13,27 miliar pada 2018 menjadi senilai Rp208,34 miliar pada 2019.

Sementara itu, total liabilitas jangka panjang pada 2019 adalah sebesar Rp212,35 miliar , atau turun dari total pada 2018 sebesar Rp250,37 miliar. Secara keseluruhan, total liabilitas TAXI adalah senilai Rp933,32 miliar, atau turun 49,5 persen dari tahun 2018 sebesar Rp1,85 triliun.

Di sisi lain, pendapatan TAXI mengalami penurunan pada 2019, yaitu sebesar Rp134,25 miliar. Jumlah ini menurun 44,4 persen bila dibandingkan dengan pendapatan pada 2018 sebesar Rp241,66 miliar

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten taxi express transindo utama
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top