Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Berbalik Menguat Jumat Pagi, TLKM dan UNTR Penopang Utama

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat 0,14 persen atau 8,22 poin ke level 5.961,28 pada pukul 09.22 WIB, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05 poin atau 3,18 poin ke level 5.949,88.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 November 2019  |  09:41 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Jumat (29/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat 0,14 persen atau 8,22 poin ke level 5.961,28 pada pukul 09.22 WIB, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,05 poin atau 3,18 poin ke level 5.949,88.

Pada perdagangan Kamis (28/11), indeks mengakhiri pergerakannya di level 5.953,06 dengan pelemahan 69,98 poin atau 1,16 persen.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.939,40-5.965,21.

Seluruh sembilan sektor terpantau bergerak menguat, dipimpin oleh sektor tambang yang niak 1,46 persen, disusul sektor pertanian yang menguat 0,72 persen.

Sebanyak 105 saham menguat, 158 saham melemah, dan 401 saham stagnan dari 664 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing menguat 0,79 persen dan 1,67 persen menjadi penopang utama atas pergerakan IHSG.

PT Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat dengan pergerakan pada kisaran 5.905 – 6.123.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan bahwa pergerakan IHSG saat ini terlihat masih berada dalam fase konsolidasi wajar, support level masih tampak cukup kuat dan tahan uji.

“Momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka menengah hingga panjang, hari ini IHSG berpeluang untuk bergerak pada zona hijau,” katanya dalam riset harian, Jumat (29/11/2019).

Sementara itu, bursa saham lainnya di Asia bergerak variatif, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 yang menguat masing-masing 0,04 persen dan 0,05 persen, sedankgan indeks Hang Seng melemah 1,57 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 melemah masing-masing 0,28 persen dan 0,39 persen, sedangkan indeks Kospi turun 1,02 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top