Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Dolar Melemah, Rupiah Rebound Pagi Ini

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat hanya 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp14.093 per dolar AS pada pukul 08.10 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 November 2019  |  08:52 WIB
Karyawan bank memperlihatkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Karyawan bank memperlihatkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Kamis (28/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat hanya 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp14.093 per dolar AS pada pukul 08.10 WIB.

Sebelumnya, rupiah dibuka menguat 7 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.088 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu (27/11/2019), nilai tukar rupiah ditutup melemah 7 poin atau 0,05 persen di posisi Rp14.088 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang lainnya terpantau melemah 0,04 poin atau 0,04 persen ke level 98,330 pada pukul 08.05 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka di zona hijau dengan pelemahan 0,041 poin atau 0,04 persen ke level 98,329, setelah pada akhir perdagangan Rabu (27/11) ditutup menguat 0,118 poin atau 0,12 persen ke level 98,370.

Sepanjang perdagangan pagi ini, indeks dolar AS bergerak pada kisaran 98,322-98,342.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top