Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Alat Berat UNTR Rontok

Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk. pada Oktober 2019 tercatat paling rendah dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun ini.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 26 November 2019  |  16:44 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Penjualan alat berat PT United Tractors Tbk. pada Oktober 2019 tercatat paling rendah dibandingkan dengan realisasi sepanjang tahun ini.

Berdasarkan data laporan bulanan perseroan, emiten berkode saham UNTR tersebut mencatatkan penjualan alat berat dengan merk Komatsu sebanyak 166 unit. Hasil itu merupakan yang terendah sepanjang tahun ini.

Realisasi penjualan Oktober 2019 jika dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya tercatat terkoreksi 16% dari 209 unit pada September 2019. Sementara itu, jika dibandingkan Oktober 2018 tercatat terkoreksi 66% dari 500 unit.

Adapun sepanjang 10 bulan pada tahun ini perseroan telah menjual alat berat sebanyak 2.734 unit, terkoreksi 34% jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada periode yang sama sebanyak 4.181 unit.

Sementara itu, penguasaan pangsa pasar atau market share Komatsu sepanjang Januari 2019–Oktober 2019 tercatat sebesar 32%.

Adapun dari lini bisnis penjualan emas, pada Oktober 2019 UNTR merealisasikan penjualan sebanyak 40.000 oz emas, meningkat 5,3% jika dibandingkan dengan realisasi penjualan pada bulan sebelumnya yakni 38.000 oz. Hingga Oktober 2019, UNTR telah menjual emas sebanyak 346.000 oz emas.

Pendapatan bersih segmen bisnis emas per September 2019 terhitung senilai Rp5,9 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

untr united tractors tbk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top