Kesepakatan AS dan China Semakin Dekat, Kilau Emas Pudar

Kilau emas memudar seiring dengan sinyal kemajuan pada kesepakatan perdagangan AS dan China sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko dan menjauhi aset investasi aman, termasuk emas.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 05 November 2019  |  22:20 WIB
Kesepakatan AS dan China Semakin Dekat, Kilau Emas Pudar
Emas batangan di London, Inggris. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kilau emas memudar seiring dengan sinyal kemajuan pada kesepakatan perdagangan AS dan China sehingga meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko dan menjauhi aset investasi aman, termasuk emas.

Analis Commerzbank Carsten Fritsch mengatakan bahwa optimisme pasar terhadap lahirnya kesepakatan perdagangan parsial antara AS dan China yang sudah dinanti sejak tahun lalu berhasil meningkatkan selera risiko.

“Melonjaknya pasar saham ke rekor tertinggi serta kenaikan imbal hasil obligasi mengikuti ekspektasi pemangkasan suku bunga, ini jelas bukan momentum emas dapat kembali berkilau,” ujar Carsten seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (5/11/2019).

Mengutip Bloomberg, China dikabarkan tengah meninjau lokasi untuk menandatangani kesepakatan perdagangan tahap pertama di AS. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sentimen tersebut mampu mengurangi tekanan pada pertumbuhan ekonomi yang diproyeksi melambat.

Selain itu, Analis JPMorgan Natasha Kaneva mengatakan bahwa dirinya tidak heran jika emas berada di bawah tekanan dan akan bergerak bearish, bahkan jika melihat proyeksinya di tahun depan.

“The Fed memberikan sinyal untuk mempertahankan suku bunganya sehingga menurunkan prospek bullish kami terhadap harga emas, juga dengan asumsi bahwa lingkungan makro AS tetap konsisten dengan mid-cycle adjustment-nya,” ujar  Natesha dalam risetnya seperti dikutip dari Bloomberg.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (5/11/2019) hingga pukul 17.14 WIB, harga emas di pasar spot bergerak melemah 0,33% menjadi US$1.504,83 per troy ounce, sedangkan harga emas berjangka untuk kontrak Desember 2019 di bursa Comex bergerak melemah 0,31% menjadi US$1.506,4 per troy ounce.

Sementara itu, untuk harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga terdepresiasi cukup tajam. Berdasarkan situslogammulia.com, harga emas antam pada perdagangan Selasa (5/11/2019) turun Rp5.000 menjadi Rp758.000 per gram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emas

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top