Semester 1, Penjualan Produsen Tembakau Iris (ITIC) Tumbuh 20 Persen

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019 yang dirilis pada Senin (30/9/2019), penjualan produsen tembakau iris itu tumbuh 20,19 persen dibandingkan dengan penjualan semester I/2018 sebesar Rp65,92 miliar.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 September 2019  |  07:52 WIB
Semester 1, Penjualan Produsen Tembakau Iris (ITIC) Tumbuh 20 Persen
Buruh tani mengangkat daun tembakau hasil panen di Bolon, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/9). - ANTARA/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indonesian Tobacco Tbk. mengantongi penjualan sebesar Rp79,23 miliar dan laba Rp1,08 miliar pada semester I/2019.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019 yang dirilis pada Senin (30/9/2019), penjualan produsen tembakau iris itu tumbuh 20,19 persen dibandingkan dengan penjualan semester I/2018 sebesar Rp65,92 miliar.

Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan naik 20,49 persen secara tahunan menjadi Rp57,92 miliar. Beban keuangan perseroan juga meningkat 91,49 persen menjadi Rp11,70 miliar.

Dari itu, emiten bersandi saham ITIC ini mengantongi laba bersih sebesar Rp1,08 miliar pada semester I/2019. Laba bersih pada paruh pertama tahun ini, turun 65,93 persen dari semester I/2018 sebesar Rp3,17 miliar.

Perseroan memiliki total aset per 30 Juni 2019 sebesar Rp393 miliar, naik 10,49 persen dibandingkan dengan total aset per 31 Desember 2018 sebesar Rp355,68 miliar. Adapun, total liabilitas sebesar Rp185,34 miliar dan total ekuitas Rp207,67 miliar.

Pada perdagangan Jumat (27/9/2019), saham ITIC ditutup menguat 2,62 persen atau naik 30 poin pada harga Rp1.175. Pada level itu, perusahaan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp1,11 triliun.

Sebagai informasi, Indonesian Tobacco resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 4 Juli 2019 dengan harga IPO sebesar Rp219. Dalam sebulan terakhir, saham ITIC telah naik 62,07 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tembakau, kinerja emiten

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top