Kondisi Pasar Stabil, Permintaan SUN di Lelang Hari Ini Diproyeksi Naik

Pemerintah bakal melelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (24/9/2019).
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 24 September 2019  |  08:43 WIB
Kondisi Pasar Stabil, Permintaan SUN di Lelang Hari Ini Diproyeksi Naik
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Permintaan atas Surat Utang Negara (SUN) pada lelang yang digelar Selasa (24/9/2019), diperkirakan meningkat seiring dengan kondisi pasar yang cukup stabil dan menjelang masa-masa lelang terakhir pada tahun ini. 
 
Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto mengatakan saat ini, kondisi pasar cenderung stabil pascapenurunan suku bunga acuan. Menurutnya, permintaan SUN pada lelang hari ini akan tinggi karena menjelang masa-masa akhir lelang pada tahun ini.

Ramdhan memperkirakan penawaran yang masuk bisa mencapai Rp40 triliun seperti lelang sebelumnya yang mencapai Rp44,7 triliun.  

“Ini kan mereka nanti lihat penawarannya dari sisi jumlah akan cukup besar bisa lebih dari Rp40 triliun. Apalagi, pada akhir tahun, pemerintah membatasi [penawaran],” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Senin (23/9). 
 
Selain itu, investor yang berasal dari pengelola dana pensiun biasanya bakal membelanjakan dananya lebih banyak ke instrumen SUN. Alasannya, terdapat ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mensyaratkan porsi 30 persen dana pensiun masuk ke Surat Berharga Negara (SBN).

Ramdhan melanjutkan pada lelang hari ini, akan ada dua investor. Pertama, yang memilih tenor pendek karena volatilitas masih ada akibat risiko eksternal. Kedua, investor yang menginginkan seri tenor panjang yang diproyeksi bakal menjadi acuan pada 2020, yakni seri FR0082.

Lelang hari ini merupakan lelang ke-13 pada kuartal III/2019. Mengacu pada kalender lelang di laman resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), pada kuartal IV/2019, pemerintah akan melakukan penawaran sebanyak 11 kali yang berakhir pada pekan kedua Desember. 
 
Dihubungi terpisah, Kepala Riset Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai secara fundamental, tenor panjang di atas 10 tahun akan menarik pascapemangkasan suku bunga acuan. Dia memperkirakan penawaran yang masuk bakal berkisar Rp20 triliun-Rp30 triliun. 
 
Pemerintah menetapkan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun dari penawaran 7 seri SUN dalam lelang kali ini. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan Rp185 triliun dari 13 kali penawaran pada kuartal III/2019. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top