Iran akan Ekspor Minyak Hingga 1,5 Juta Barel Per Hari

Pernyataan itu disampaikan oleh dua pejabat Iran dan seorang diplomat seperti dikutip Reuters, Senin (26/8/2019) tanpa menyebutkan namanya.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  06:48 WIB
Iran akan Ekspor Minyak Hingga 1,5 Juta Barel Per Hari
Bendera Iran berkibar di lapangan minyak Soroush di Teluk Persia, Iran, Senin (25/7/2005), - Reuters/Raheb Homavandi

Bisnis.com, JAKARTA — Iran akan  mengekspor minimal 700.000 barel minyak per hari dan ditargetkan mencapai 1,5 juta barel per hari jika negara Barat mau bernegosiasi dengan Teheran untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015.

Pernyataan itu disampaikan oleh dua pejabat Iran dan seorang diplomat seperti dikutip Reuters, Senin (26/8/2019) tanpa menyebutkan namanya.

“Sebagai isyarat niat baik dan langkah menuju menciptakan ruang untuk negosiasi, kami telah menanggapi proposal Prancis. Kami ingin mengekspor 700.000 barel per hari minyak dan dibayar tunai ... dan itu baru permulaan dan nantinya akan  mencapai 1,5 juta barel per hari, ” kata seorang pejabat senior Iran tersebut.

Sedangkan seorang pejabat lainnya  mengatakan program rudal balistik Iran tidak bisa dan tidak akan dinegosiasikan. Kami telah menggarisbawahi hal itu dengan jelas dan terbuka, katanya.

Hanya saja para pejabat itu tidak memerinci apa yang dimaksud dengan proposal Perancis. Pejabat Prancis pun tidak bersedia untuk memberikan komentar soal hal itu.

Seorang diplomat Iran mengatakan negaranya juga mengesampingkan negosiasi apa pun tentang haknya untuk memperkaya uranium dan soal bahan bakar nuklir buatannya. Sebagai imbalannya, katanya, Iran akan berkomitmen penuh pada pakta nuklir 2015.

Sau sumber industri mengatakan kepada Reuters bahwa ekspor minyak Iran turun pada Juli ke posisi 100.000 barel per hari karena sanksi yang dijatuhkan pada negara tersebut oleh Amerika Serikat sejak Presiden Donald Trump keluar dari pakta 2015 tahun lalu .

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
iran

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top