Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Saham Paling Cuan 15 Agustus 2019, ARTO Auto Reject Atas

Saham PT Bank Artos Indonesia Tbk. berhasil membukukan kenaikan harga terbesar pada perdagangan hari ini, Kamis (15/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  19:08 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Artos Indonesia Tbk. berhasil membukukan kenaikan harga terbesar pada perdagangan hari ini, Kamis (15/8/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham bersandi ARTO tersebut memimpin penguatan saham (top gainers) setelah ditutup melonjak 25 persen ke Rp430 per saham, sekaligus menyentuh batas penghentian perdagangan saham otomatis (auto rejection) atas.

Sistem auto rejection di bursa menetapkan batas auto rejection sebesar 35 persen bagi saham dengan rentang Rp50—Rp200, sebesar 25 persen bagi saham dengan rentang Rp200—Rp5.000, serta 20 persen bagi saham dengan rentang harga di atas Rp5.000.

Dalam keterbukaannya di Bursa Efek Indonesia, Bank Artos mengatakan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 September 2019. Salah satu agendanya yaitu persetujuan atas rencana pengambilalihan saham perseroan dan dokumen terkait rencana pengambilalihan saham tersebut, termasuk rancangan pengambilalihan dan usulan akta pengambilalihan atas perseroan.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Artos Indonesia Tbk. Deddy Triyana mengatakan RUPSLB ini juga diadakan dalam rangka persetujuan atas rencana perseroan untuk melakukan penambahan modal perseroan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham perseroan melalui mekanisme penawaran umum terbatas.

Mengekor penguatan ARTO adalah saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) yang melonjak 24,84 persen atau 770 poin ke level Rp3.870 per lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah persen pada akhir perdagangan hari ini setelah rilis data neraca perdagangan Juli 2019 yang mengalami defisit.

IHSG ditutup melemah 0,16 persen atau 9,75 poin ke level 6.257,59 pada akhir perdagangan hari ini, setelah sempat melemah hingga 1,69 persen di awal perdagangan.

Pada perdagangan Rabu (14/8), IHSG mampu berakhir menguat 0,91 persen atau 56,37 poin di level 6.267,33. Indeks mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka turun tajam 1,19 persen atau 74,88 poin di level 6.192,46 pagi ini.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di level 6.161,66 – 6.257,59.

Tujuh dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin sektor aneka industri yang melemah 2 persen, disusul sektor tambang dengan pelemahan 0,72 persen dan finansial yang turun 0,67 persen.

Di sisi lain, tiga sektor menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor industri dasar yang menguat 1,88 persen.

Adapun sebanyak 136 saham menguat, 267 saham melemah, dan 248 saham stagnan dari 651 saham yang diperdagangkan.

 

Berikut adalah perincian 10 saham dengan kenaikan harga terbesar atau Top Gainers hari ini:
SahamHarga Sebelumnya (Rp)Harga Penutupan Hari Ini (Rp)Perubahan (persen)
ARTO                    344                 430+25,00
POLL                 3.100              3.870+24,84
INKP                 6.925              8.100+16,97
TKIM                 9.325           10.900+16,89
ITIC                    645                 740+14,73
YULE                    150                 170+13,33
BTON                    190                 214+12,63
KPAL                    535                 600+12,15
BNLI                    965              1.080+11,92
SFAN                    810                 900+11,11

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG top gainers
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top