Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,56 Persen, TLKM & INTP Penekan Utama

JII ditutup melemah 0,56 persen atau 3,84 poin ke level 678,07 dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (19/6), JII ditutup naik tajam 1,79 persen atau 11,96 poin di posisi 681,92.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Juni 2019  |  17:28 WIB
Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,56 Persen, TLKM & INTP Penekan Utama
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berakhir melemah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (20/6/2019).

JII ditutup melemah 0,56 persen atau 3,84 poin ke level 678,07 dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (19/6), JII ditutup naik tajam 1,79 persen atau 11,96 poin di posisi 681,92.

Sebelum berbalik melemah, indeks syariah tersebut sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,12 persen atau 0,8 poin di posisi 682,72. Sepanjang perdagangan sesi I, JII bergerak fluktuatif di level 675,68-683,73.

Sebanyak 13 saham menguat, 16 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang masing-masing turun 1,46 persen dan 4,06 persen menjadi penggerak utama pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada akhir perdagangan hari ini, setelah berfluktuasi sepanjang perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup berbalik melemah 0,06 persen atau 3,56 poin ke level 6.335,70 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (19/6), IHSG ditutup naik tajam 1,31 persen atau 81,93 poin di level 6.339,26.

Sebelum berbalik melemah indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,11 persen atau 6,75 poin di level 6.346,01 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.311,25-6.357,46.

Lima dari sembilan sektor menetap di zona merah, didorong oleh sektor sektor konsumer yang melemah 0,82 persen, disusul sektor aneka industry yang turun 0,81 persen.

Di sisi lain, empat sektor menguat dan menahan penurunan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 1,48 persen.

Sebanyak 214 saham menguat, 197 saham melemah, dan 225 saham stagnan dari 635 saham yang diperdagangkan.

Saham-saham indeks syariah yang melemah:
KodePergerakan (persen)

TLKM

-1,46

INTP

-4,06

BRPT

-4,27

ASII

-0,65

BTPS

-6,23

 

Saham-saham indeks syariah yang menguat:
KodePergerakan (persen):

UNVR

+0,44

JSMR

+3,42

BSDE

+3,34

PTPP

+3,62

EXCL

+1,36

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup