Bitcoin Berhasil Capai Level US$9.000

Bitcoin berhasil melampaui level psikologis US$9.000 per bitcoin pada perdagangan Senin (17/6/2019) seiring dengan rencana Facebook untuk meluncurkan mata uang digital sehingga menambahkan optimisme pasar bahwa cryptocurrency akan lebih banyak diadopsi oleh sektor keuangan mainstream.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  17:20 WIB
Bitcoin Berhasil Capai Level US$9.000
Bitcoin turun - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Bitcoin berhasil melampaui level psikologis US$9.000 per bitcoin pada perdagangan Senin (17/6/2019) seiring dengan rencana Facebook untuk meluncurkan mata uang digital sehingga menambahkan optimisme pasar bahwa cryptocurrency akan lebih banyak diadopsi oleh sektor keuangan mainstream.

Pada perdagangan Senin (17/6/2019) hingga pukul 15.59 WIB, bitcoin di bursa Bitfinex bergerak menguat 1,02% menjadi US$9.198,5 per bitcoin. Koin digital tersebut sempat menyentuh level US$9.389 per bitcoin, mencapai level tertingginya sejak Mei 2018.

CEO Capital Link International Brett McGonegal mengatakan bahwa terdapat beberapa investor yang mulai menaruh uangnya pada aset kripto di tengah aksi mencari tempat berlindung atau melakukan hedging.

"Titik perubahan untuk aset baru seperti kripto adalah ketika institutional money sudah mulai masuk ke dalam aset tersebut. Jika institutional money mulai menyentuh bitcoin, saat itulah harga aset siap untuk melangkah lebih tinggi lagi. Inilah yang mulai terjadi saat ini," ujar Brett seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (17/6/2019).

Sebagai informasi, Facebook berencana untuk menerbitkan koin digitalnya sendiri yang akan didukung oleh Uber, Visa, Mastercard dan PayPal.

Rencana Facebook tersebut menumbuhkan optimisme pasar terkait dengan prospek aset kripto karena perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook sudah mulai berkiprah di aset koin digital.

Adapun, sepanjang tahun berjalan bitcoin telah bergerak naik 130,46% dan Indeks Bloomberg Galaxy Crypto berhasil naik dua kali lipat atau 7,71% menjadi 526,48 di tengah banyaknya perusahaan yang ingin memperdalam penawaran layanan melalui cryptocurrency.

Bitcoin sempat melonjak mendekati US$20.000 per bitcoin pada akhir 2017, puncak bubble yang didorong oleh investor ritel. Namun, pada kuartal ketiga tahun lalu harga bitcoin runtuh, dengan perdagangan didominasi hanya dari dana lindung nilai yang lebih kecil dan perusahaan kripto itu sendiri.

Adapun, akibat terjun bebasnya harga bitcoin tersebut, hingga saat ini banyak analis dan trader cenderung netral terhadap laju bitcoin dan belum menemukan alasan fundamental yang mampu menjadi katalis positif bitcoin.

Posisi netral tersebut cenderung berubah setelah bitcoin berhasil menyentuh level US$8.000 per bitcoin belum lama ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komoditas, bitcoin

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup