IHSG Melambung 1,6 Persen Pascalibur Lebaran, Sentimen Global Jadi Penggerak

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat  1,6 persen atau 99,12 poin ke level 6.308,24 pada pukul 09.10 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 1,1 persen atau 68,18 poin di level 6.277,29.
IHSG Melambung 1,6 Persen Pascalibur Lebaran, Sentimen Global Jadi Penggerak Aprianto Cahyo Nugroho | 10 Juni 2019 09:56 WIB
IHSG Melambung 1,6 Persen Pascalibur Lebaran, Sentimen Global Jadi Penggerak
IHSG

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan pertama setelah libur Lebaran, Senin (10/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau menguat  1,6 persen atau 99,12 poin ke level 6.308,24 pada pukul 09.10 WIB, setelah dibuka dengan kenaikan 1,1 persen atau 68,18 poin di level 6.277,29.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.276,28 – 6.334,64 Adapun pada perdagangan sebelum libur Idul Fitri, Jumat (31/5), IHSG ditutup menguat 1,72 persen atau 105,01 poin di level 6.209,12.

Dari 633 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 157 saham di antaranya menguat, sedangkan 34 saham melemah, dan 442 saham lainnya stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing menguat 4,38 persen dan 4,15 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Delapan dari sembilan sektor bergerak di zona hijau pagi ini, dipimpin sektor finansial yang menguat 2,95 persen, disusul sektor infrastruktur yang naik 1,65 persen. Adapun sektor pertanian melemah sebesar 0,13 persen.

Pengamat pasar modal PT Samuel Sekuritas Indonesia Muhamad Alfatih menuturkan, selama sepekan pasar modal Indonesia libur, indeks global menguat. Selama sepekan terakhir, Dow Jones Index Futures (DJIF) menguat 5,52 persen menuju level 26042 pada penutupan perdagangan Jumat (7/6/2019).

Sementara itu, FTSE 100 Index (London) menguat 2,38 persen menuju level 7.331,94 da Xetra Dax (Frankfurt) menguat 2,72 persen menuju level 12045,38. Alfatih menilai, penguatan indeks global karena adanya sinyal dari bank sentral Amerika Serikat untuk menurunkan suku bunga.

IHSG berpotensi bergerak pada rentang 6.185 – 6.320. Indeks global juga menguat selama kita libur, karena adanya kemungkinan penurunan suku bunga The Fed,” ungkapnya kepada Bisnis, Minggu (9/6/2019).

Sementara itu, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Hariyanto Wijaya dalam risetnya memperkirakan IHSG akan menguat merespon bursa global pekan lalu serta sentimen dari kenaikan peringkat kreditr oleh S&P sebelum libur lebaran.

“Kami perkirakan IHSG akan terus menguat hari ini di tengah sentimen positif dari upgrade Indonesia sovereign credit rating  dan market AS yang positif pada Jumat lalu,” ungkapnya dalam riset, Senin (10/5/2019).

Indeks saham lainnya di Asia bergerak mayoritas menguat. Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing menguat 0,97 persen dan 1,06 persen, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,92 persen.

Sementara itu China, indeks Shanghai Composite melemah 0,03 persen, sedangkan indeks CSI 300 menguat 0,28 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top