Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Asia Bergerak di Kisaran Level Terendah Empat Bulan

Bursa saham Asia menguat, meskipun masih pada kisaran level terendah dalam empat bulan pada perdagangan Senin (27/5/2019), di tengah kekhawatiran tentang ketegangan AS-China.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Mei 2019  |  16:06 WIB
Bursa MSCI - Reuters
Bursa MSCI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Asia menguat, meskipun masih pada kisaran level terendah dalam empat bulan pada perdagangan Senin (27/5/2019), di tengah kekhawatiran tentang ketegangan AS-China.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang menguat 0,2 persen dari level terendah empat bulan pada hari Jumat, dengan libur pasar saham AS dan Inggirs menekan volume perdagangan.

Dilansir Reuters, kekhawatiran konflik perdagangan China-AS yang dapat berupah menjadi perang dingin teknologi memberikan tekanan pada pergerakan bursa saham hari ini.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,3 persen. Sementara itu, indeks Shanghai Composite naik 1,4 dan indeks blue-chip CSI 300 menguat 1,3 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,1 persen.

Bursa saham China menguat dan yuan naik ke level tertinggi 1,5 pekan terakhir, didukung oleh peringatan pejabat senior untuk tidak bertaruh terhadap mata uang China.

Di pasar spot, onshore yuan naik ke level tertinggi 6,8854 yuan per dolar AS, terkuat sejak 16 Mei.

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Regulator perbankan dan asuransi China mengatakan pada akhir pekan bahwa mereka tidak mengharapkan penurunan terus-menerus dalam yuan dan memperingatkan penjual spekulatif akan menderita "kerugian besar" jika mereka bertaruh terhadap mata uang.

Sementara itu, bursa saham Wall Street AS naik tipis pada hari Jumat setelah komentar dari Presiden AS Donald Trump tentang hubungan perdagangan dengan China sedikit melegakan sejumlah kekhawatiran investor.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top