Supra Boga Lestari Pertahankan Pertumbuhan Laba

PT Supra Boga Lestari Tbk (“RANC”) berhasil membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp 2,36 triliun, meningkat 7,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Supra Boga Lestari Pertahankan Pertumbuhan Laba Mia Chitra Dinisari | 24 Mei 2019 18:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Supra Boga Lestari Tbk (“RANC”) berhasil membukukan pendapatan bersih konsolidasian sebesar Rp 2,36 triliun, meningkat 7,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Laba bersih konsolidasian meningkat 32,6% menjadi Rp 49,9 miliar di tahun 2018 dari Rp 37,7miliar di tahun 2017. Hal tersebut dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Public Expose pada Jumat, 24 Mei 2019 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.

“Pendapatan bersih dan laba bersih konsolidasian Perusahaan tahun 2018 tersebut adalah masing-masing 102,4% dan 124,9% dari target yang dicanangkan di awal tahun 2018. Pencapaian target tersebut mencatatkan kinerja positif Perusahaan sepanjang tahun 2018,” jelas Meshvara Kanjaya, Direktur Utama PT Supra Boga Lestari Tbk dalam siaran persnya.

Perusahaan menambah 3 toko baru pada tahun 2018 yang terdiri dari 1 Ranch Market di Gedung Arkadia Jakarta dan 2 Farmers Market di Rawamangun, Jakarta dan Kota Harapan Indah, Bekasi. Perusahaan juga melakukan renovasi signifikan pada 2 toko yaitu Ranch Market di Oakwood Jakarta dan Farmers Market di Sumarecon Mall Serpong.

Renovasi di Farmers Market Sumarecon Mall Serpong merubah konsep toko menjadi konsep hybrid yang menggabungkan konsep supermarket, food & beverage termasuk ready to cook.

Pada tahun 2018 Perusahaan mendapatkan 2 penghargaan:
• Ranch Market meraih “Produce Retailer of the Year” dari Asia Fruit Magazine sebagai penghargaan atas keunggulan dalam kualitas dan display produk serta pencapaian kinerja yang baik.
• Farmers Market di Sumarecon Mall Serpong meraih gold medal dari Hongkong Design Award sebagaipengh argaan atas inovasi dan kreativitas desain interior.

“Kedua penghargaan ini membuktikan apresiasi yang tinggi dari pihak eksternal pada usaha dan inovasi yang selama ini dilakukan Perusahaan,” ujar Meshvara.

“Melemahnya nilai Rupiah di pertengahan tahun 2018 yang disikapi oleh Pemerintah dengan semakin memperketat importasi guna menjaga nilai Rupiah, membuat kami harus semakin lebih kreatif untuk menyingkapi keragaman produk impor yang berkurang. Kami mengantisipasi kondisi tersebut dengan semakin mencari produk pengganti dengan kualitas sama atau yang lebih baik dan dengan mengembangkan fresh product yang bernilai tambah,” lanjutnya.

RUPS RANC juga menghasilkan keputusan penting lainnya, yaitu RANC akan melakukan pembagian dividen tunai kepada pemegang sahamnya dengan nilai total seluruhnya Rp 10,9 miliar atau sebesar Rp 7 setiap saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top