Indeks Syariah Naik Lebih dari 2 Persen Pasca Aksi 22 Mei

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), rebound bahkan berakhir naik lebih dari 2 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (23/5/2019), sehari setelah aksi unjuk rasa massa menolak hasil penghitungan suara Pilpres 2019.
Renat Sofie Andriani | 23 Mei 2019 17:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), rebound bahkan berakhir naik lebih dari 2 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (23/5/2019), sehari setelah aksi unjuk rasa massa menolak hasil penghitungan suara Pilpres 2019.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup menguat 2,41 persen atau 14,98 poin di level 636,62 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (22/5), JII berakhir melemah 0,56 persen atau 3,52 poin di level 621,64.

Indeks syariah tersebut mulai bangkit dari pelemahannya dengan dibuka naik 0,12 persen atau 0,75 poin di posisi 622,39 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 622,22-637,44.

Sebanyak 26 saham menguat, 2 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 3,39 persen dan 2,44 persen menjadi pendorong utama penguatan JII di akhir perdagangan.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari pelemahannya sekaligus kembali menembus level psikologis 6.000 pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menanjak 1,57 persen atau 93,06 poin di level 6.032,70 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (22/5), IHSG berakhir di posisi 5.939,64 dengan turun 0,20 persen atau 11,74 poin.

Indeks mulai rebound ke zona hijau dengan dibuka naik tipis 0,07 persen atau 4,40 poin di level 5.944,03 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.942,17 – 6.044,57.

Seluruh sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin infrastruktur (+2,81 persen), finansial (+2,08 persen), dan industri dasar (+1,80 persen).

Dari 633 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 294 saham menguat, 135 saham melemah, dan 204 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing naik 2,66 persen dan 3,77 persen menjadi pendorong utama bangkitnya IHSG.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

Kode

Kenaikan (persen)

TLKM

+3,39

UNVR

+2,44

UNTR

+4,71

ASII

+1,43

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:

Kode

Penurunan (persen)

BRPT

-1,09

AKRA

-1,72

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top