Kurs Tengah Menguat 72 Poin, Mata Uang di Asia Terkerek Pelemahan Indeks Dolar

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (25/2/2019) di level Rp14.007 per dolar AS, menguat 72 poin atau 0,51% dari posisi Rp14.079 pada Jumat (22/2).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  11:52 WIB
Kurs Tengah Menguat 72 Poin, Mata Uang di Asia Terkerek Pelemahan Indeks Dolar
Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (25/2/2019) di level Rp14.007 per dolar AS, menguat 72 poin atau 0,51% dari posisi Rp14.079 pada Jumat (22/2).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.077 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.937 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp140.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 40 poin atau 0,28% ke level Rp14.017 per dolar AS pada pukul 11.04 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (22/2), rupiah berakhir rebound dengan penguatan 13 poin atau 0,09% di level Rp14.058 per dolar AS. Rupiah mulai melanjutkan penguatannya saat dibuka terapresiasi 63 poin atau 0,45% di posisi 13.995 per dolar AS pagi ini.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.995-Rp14.023 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,033 poin atau 0,03% ke level 96,474 pada pukul 11.21 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,01% atau 0,011 poin ke level 96,518, setelah pada akhir perdagangan Jumat (22/2/2019) ditutup melemah 0,1% atau 0,098 poin ke level 96,507.

Sepanjang hari ini, indeks dolar AS bergerak pada kisaran 96,428 – 96,525.

Sejalan rupiah, mata uang lainnya di Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS, setelah Trump menyatakan menunda kenaikan tarif impor terhadap China.

Penguatan mata uang di Asia dipimpin oleh yuan China yang terapresiasi 0,38% dan disusul won Korea Selatan yang menguat 0,34%. Sementara itu, yen Jepang terpantau naik tipis 0,02%.

Dilansir dari Reuters, Trump pada hari Minggu mengatakan di akun Twitter-nya akan menunda batas waktu 1 Maret untuk meningkatkan tarif impor dan menantikan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping.

Sebelumnya, perunding AS dan China sedang membahas masalah mengenai kesepakatan perdagangan potensial pada hari Minggu setelah membuat kemajuan mengenai pembahasan masalah struktural.

Trump mengatakan telah ada progres dalam hal kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, sektor jasa, serta mata uang.

 

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)               

25 Februari

14.007

22 Februari

14.079

21 Februari

14.057

20 Februari

14.055

19 Februari

14.119

                         

SumberBank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kurs tengah bank indonesia

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup