IHSG Ditutup Melemah 0,56%

Analis memprediksi tren penguatan IHSG terus berlanjut di akhir pekan ini
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani
Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 Februari 2019 16:16 WIB
IHSG Ditutup Melemah 0,56%
Investor memantau pergerakan saham di layar komputer di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Pusat Informasi Go Public, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir turun ke zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (22/2/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau melemah 0,31% atau 20,04 poin ke level 6.517,72 pada pukul 09.14 WIB, setelah dibuka turun 0,30% atau 19,58 poin di level 6.518,19.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.514,01 – 6.530,22. IHSG tergelincir setelah mampu berakhir menguat 0,38% atau 24,98 poin di level 6.537,77 pada perdagangan Kamis (21/2), kenaikan hari kedua berturut-turut.

Tujuh dari sembilan sektor bergerak di zona merah pagi ini, dipimpin sektor industri dasar (-0,94%) dan konsumer (-0,58%). Adapun sektor tambang dan perdagangan bergerak positif dengan masing-masing naik 0,42% dan 0,40%.

Tren penguatan IHSG hingga akhir pekan ini masih berlanjut, menurut analisa para analis.

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG masih bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan dengan range pergerakan 6.500-6.600.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, INKP, TKIM, JPFA, INDF, KLBF, BBTN, BMRI, PGAS, WIKA.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG kembali lebih kuat diatas MA20.

Indikator Stochastick mengiringi pergerakan bullish hingga IHSG berindikasi kuat menguji resistance upper bollinger bands hingga resistance 6.600.

Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG masih pertahankan penguatan di akhir pekan ketiga Februari 2019.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan selama pergerakan IHSG masih bertahan di atas garis MA 10 dan MA 20, maka potensi penguatan lanjutan masih terbuka lebar.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.511,481 hingga 6.485,197.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.551,559 hingga 6.565,353.

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Berikut pergerakan IHSG sepanjang hari ini

22 Februari 2019 16:10 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Melemah 0,56%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,56% atau 36,39 poin ke level 6.501,38.

Di antara 627 saham yang diperdagangkan, 168 saham menguat, 229 saham melemah, sedangkan 231 saham lainnya stagnan.

22 Februari 2019 15:39 WIB

Pukul 15.31 WIB: IHSG Melemah 0,68% Menjelang Akhir Perdagangan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,68% atau 44,66 poin ke level 6.493,10 menjelang akhir perdagangan.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.481,47-6.530,22.

22 Februari 2019 14:11 WIB

Pukul 14.02 WIB: IHSG Melemah 0,77% di Awal Sesi II

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah0,77% atau 50,38 poin ke level 6.487,38 di awal perdagangan sesi II.

Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.481,47-6.530,22.

22 Februari 2019 11:38 WIB

Pukul 11.30 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,81%

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,81% atau 52,69 poin ke level 6.485,07 pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

22 Februari 2019 11:08 WIB

Pukul 11.02 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,71%

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,71% atau 46,47 poin ke level 6.491,29 menjelang akhir sesi I perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 2,05% dan 1,32% menjadi penekan utamanya.

22 Februari 2019 10:08 WIB

Pukul 10.03 WIB: IHSG Melemah 0,48%

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut melemah 0,48% atau 31,11 poin ke level 6.506,66 pada perdagangan pagi ini.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 1,05% dan 1,37% menjadi penekan utamanya.

22 Februari 2019 09:02 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Tergelincir, Dibuka Turun 0,30%

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah dengan turun 0,30% atau 19,58 poin di level 6.518,19 pada perdagangan pagi ini.

Tren penguatan IHSG hingga akhir pekan ini masih berlanjut, menurut analisa para analis.

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG masih bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan dengan range pergerakan 6.500-6.600.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya LSIP, INKP, TKIM, JPFA, INDF, KLBF, BBTN, BMRI, PGAS, WIKA.

Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG kembali lebih kuat diatas MA20.

Indikator Stochastick mengiringi pergerakan bullish hingga IHSG berindikasi kuat menguji resistance upper bollinger bands hingga resistance 6.600.

Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG masih pertahankan penguatan di akhir pekan ketiga Februari 2019.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan selama pergerakan IHSG masih bertahan di atas garis MA 10 dan MA 20, maka potensi penguatan lanjutan masih terbuka lebar.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.511,481 hingga 6.485,197.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.551,559 hingga 6.565,353.

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup