Dari Lelang 5 Seri SBSN, Pemerintah Raup Rp8,12 Triliun

Pada pelaksanaan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk lima seri yang ditawarkan pada Selasa (19/2/2019), pemerintah mampu menyerap dana hingga Rp8,12 triliun.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  00:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pada pelaksanaan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk lima seri yang ditawarkan pada Selasa (19/2/2019), pemerintah mampu menyerap dana hingga Rp8,12 triliun.

Lima seri SBSN yang ditawarkan melalui sistem lelang Bank Indonesia tersebut yakni SPNS01082019 (reopening), PBS014 (reopening), PBS019 (reopening), PBS021 (reopening), PBS022 (reopening).

"Total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp8,120 triliun," tulis keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Selasa (19/2/2019) malam.

Berdasarkan DJPPR Kemenkeu, total penawaran yang masuk untuk lelang 5 seri SBSN tersebut mencapai sekitar Rp21,328 triliun.

Jumlah penawaran yang masuk untuk SBSN seri SPNS01082019 sebesar Rp7,471 triliun dengan yield tertinggi yang masuk 7,25% dan yield terendah 6,437%. Sedangkan jumlah penawaran yang masuk untuk SBSN seri PBS014 mencapai sebesar Rp6,546 triliun dengan yield tertinggi 7,9% dan yield terendah 7,5%.

Kemudian untuk SBSN seri PBS019, jumlah penawaran yang masuk mencapai sebesar Rp1,945 triliun dengan yield tertinggi 8,25% dan yield terendah 7,781%. Sedangkan jumlah penawaran yang masuk untuk SBSN seri PBS021 mencapai Rp2,556 triliun dengan yield tertinggi 8,4% dan yield terendah 8,03%.

Adapun untuk untuk SBSN dengan seri PBS022, jumlah penawaran yang masuk mencapai sebesar Rp2,810 triliun dengan yield tertinggi sebesar 8,84% dan yield terendah 8,53%.

Namun sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh UU No.19/2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang tersebut yakni sebagai berikut; 

SBSN seri SPNS01082019, yield rata rata tertimbang yang dimenangkan 6,482% dengan tanggal pembayaran imbalan akhir periode,  tingkat imbalan diskonto, tanggal jatuh tempo 1 Agustus 2019, dan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1,3 triliun.

SBSN seri PBS014, yield rata rata tertimbang 7,68% dengan tanggal pembayaran imbalan 15 Mei & 15 November, tingkat imbalan sebesar 6,5%  dengan tanggal jatuh tempo 15 Mei 2021 dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp2,8 triliun.  

SBSN seri PBS019, yield rata rata tertimbang 7,89% dengan tanggal pembayaran imbalan 15 Maret & 15 September, tingkat imbalan sebesar 8,25% dengan tanggal jatuh tempo 15 September 2023 dan jumlah nominal yang dimenangkan Rp1,62 triliun.

SBSN seri PBS021, yield rata rata tertimbang 8,10% dengan tanggal pembayaran imbalan 15 Mei & 15 November, tingkat imbalan sebesar 8,5% dengan tanggal jatuh tempo 15 November 2026 dan jumlah nominal yang dimenangkan Rp2,4 triliun.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
syariah, sbsn

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top