TABUNGAN EMAS: Cara Pegadaian Menggaet Nasabah Milenial

Melalui strategi perluasan saluran distribusi, PT Pegadaian (Persero) optimistis bisa menggaet lebih banyak nasabah dari kalangan milenial untuk produk tabungan emas.
Fitri Sartina Dewi | 18 Februari 2019 17:20 WIB
Petugas menjelaskan produk PT Pegadaian kepada pengunjung di Bandung, Jawa Barat. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Melalui strategi perluasan saluran distribusi, PT Pegadaian (Persero) optimistis bisa menggaet lebih banyak nasabah dari kalangan milenial untuk produk tabungan emas.

Pada tahun ini, perusahaan pelat merah tersebut menargetkan kenaikan jumlah rekening tabungan emas mencapai 2,1 juta hingga 2,2 juta rekening.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo menuturkan hingga akhir 2018 jumlah rekening tabungan emas mencapai 1,7 juta rekening.

Untuk mencapai target tersebut, dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perluasan saluran pemasaran dengan merambah saluran digital marketing. Seperti diketahui, Pegadaian telah menjalin kerja sama dengan Tokopedia untuk menyediakan fitur jual beli emas secara online.

Produk Tabungan Emas Pegadaian ialah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau. Layanan tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas.

“Kami optimistis produk tabungan emas ini bisa semakin berkembang, karena dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan orang yang tadinya tidak minat investasi emas justru bisa menjadi tertarik,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (18/2/2019).

Dengan pengembangan saluran pemasaran melalui sistem digital, Harianto pun yakin bisa menggaet lebih banyak generasi milenial untuk membuka rekening tabungan emas.

Dari total nasabah tabungan emas Pegadaian, dia menyebutkan sekitar 25% diantaranya merupakan generasi milenial dengan rentang usia di bawah 30 tahun. Ke depannya, dia memperkirakan porsi nasabah yang merupakan generasi milenial bisa terus meningkat.

“Kami memang ingin memperbesar di segmen [milenial] tersebut, dengan melakukan edukasi dan sosialisasi untuk simpan dan investasi emas. Dengan adanya layanan digital, maka generasi milenial bisa lebih mudah investasi emas,” ungkapnya.

Selain menjalin kemitraan dengan marketplace, Harianto menuturkan bahwa Pegadaian juga secara mandiri telah mengembangkan layanan digital untuk mempermudah pelayanan kepada para nasabah.

Harianto mengungkapkan sepanjang 2018, target penjualan emas Pegadaian diperkirakan bisa mencapai 5,6 ton. Dari total tersebut, sekitar 2,4 ton di antaranya diperuntukkan untuk tabungan emas.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emas, pegadaian, digital, generasi milenial

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup