Kresna Sekuritas: Spekulasi Beli WSBP dan JSMR

Tim analis Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan aksi spekulasi beli terhadap WSBP dan JSMR pada perdagangan Selasa (12/2/2019). Adapun IHSG diprediksi melemah terbatas.
Hafiyyan | 12 Februari 2019 09:04 WIB
Rupiah dan IHSG kompak menguat dua hari beruntun Rabu dan Kamis 9 dan 10 Januari 2019

Bisnis.com, JAKARTA—Tim analis Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan aksi spekulasi beli terhadap WSBP dan JSMR pada perdagangan Selasa (12/2/2019). Adapun IHSG diprediksi melemah terbatas.

Dalam riset harian, tim analis Kresna Sekuritas menuliskan, indeks saham AS pada perdagangan kemarin ditutup mixed (DJIA -0,21%, S&P500 +0,07%). Hal ini terjadi setelah investor mempertimbangkan bahwa US dan China akan mencapai kesepakatan untuk menghentikan perang dagang.

Indeks saham Eropa pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan indeks DAX dan FTSE100 yang masing-masing naik 0,99% dan 0,82%. Pasar Asia pagi ini dibuka menguat mengikuti regional dengan indeks NIKKEI dan KOSPI yang masing-masing naik 1,47% dan 0,33%.

“Dari sisi teknikal, IHSG kami perkirakan bergerak melemah di rentang 6.450-6.500,” paparnya, Selasa (12/2/2019).

Dari dalam negeri, Bank Indonesia merilis hasil survey penjualan yang menunjukkan indeks penjualan riil (IPR) di Desember 2018 tumbuh 7.7%YoY, lebih tinggi dari bulan November 2018 sebesar 3.4% YoY. Kenaikan ini didorong oleh kinerja penjualan makanan, minuman dan tembakau yang tumbuh 9.1% YoY dan kinerja budaya dan rekreasi yang naik 14.4% YoY.

Sehingga IPR tahun 2018 mencapai 3.7% YoY, lebih tinggi dari tahun 2017 sebesar 2.9% YoY. Untuk periode Januari 2019, BI memperkirakan IPR akan mencapai 4.8% YoY, lebih rendah dari Desember 2018.  

Berikut rekomendasi saham versi Kresna Sekuritas untuk hari ini.
*WSBP 400. Speculative Buy.* Estimasi rentang 390-430. Support 390 (-2.5%) dapat menjadi level buy on weakness apabila masih melanjutkan pelemahan. Resisten 430-450 apabila dapat rebound. (ryh)

*JSMR 4960. Speculative Buy.* Estimasi rentang 4820-5200. Support 4820 (-2.8%) dapat menjadi level buy on weakness apabila masih melanjutkan pelemahan. Resisten 5200-5450 apabila dapat rebound. (ryh)

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top