KSEI & FAC Raih Rekor MURI Login Fasilitas AKSes

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT First Asia Capital Sekuritas (FAC), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan kegiatan Youth Festival Day 2018.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 07 November 2018  |  22:06 WIB
KSEI & FAC Raih Rekor MURI Login Fasilitas AKSes
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, BANTUL — PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT First Asia Capital Sekuritas (FAC), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan kegiatan Youth Festival Day 2018.

Dalam acara tersebut, turut diselenggarakan penyerahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori Login Aplikasi Pasar Modal oleh Investor Terbanyak melalui fasilitas AKSes KSEI yang dilakukan 3.000 investor. Kalangan investor merupakan mahasiwa UMY. 

Sertifikat MURI diserahkan pada Rabu (7/11/2018) oleh SE Manager MURI cabang Semarang Ariyani Siregar kepada Direktur KSEI Syafruddin, Direktur Keuangan dan SDM BEI Rissa Effenita Rustam, Direktur Operasional FAC Amrin Tarigan, dan Rektor UMY Gunawan Budiyanto.

Direktur KSEI Syafruddin menyebutkan, fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) merupakan sarana perlindungan investor pasar modal yang dapat digunakan untuk memantau portofolio investasi. Login yang dilakukan 3.000 investor dilakukan dalam kurun waktu sekitar 2 bulan.

“Dengan fasilitas AKSes, investor diberikan akses untuk melihat secara langsung portofolionya yang tersimpan di KSEI. Setelah pencapaian rekor MURI ini, harapannya semakin banyak investor yang memanfaatkan AKSes,” tuturnya di Kampus UMY di Bantul, Rabu (7/11/2018). 

KSEI merupakan satu-satunya lembaga penyimpanan dan penyelesaian di pasar modal Indonesia. Oleh karena itu, data portofolio investor terkonsolidasi dan valid di sistem KSEI. 

Menurutnya, Yogyakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan investor pasar modal, khususnya di kalangan muda. Pada 2017, Kota Pelajar ini memiliki 112 perguruan tinggi yang menaungi 372.000 mahasiswa.

Berdasarkan data KSEI per September 2018, jumlah investor dari kalangan pelajar dan mahasiswa mencapai 16,59% dari total investor, atau peringkat kedua dibandingkan profesi pegawai. Di Yogyakarta, jumlah investor dari kalangan pelajar dan mahasiswa mencapai 19,22%.

Dari segi usia, jumlah investor muda juga kian bertumbuh. Secara nasional, investor dengan usia 21 tahun—30 tahun mendominasi pasar modal sebanyak 34,13%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa efek indonesia, kustodian

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top