Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ANJT Bidik Produksi CPO 219.000 Ton

Emiten perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) optimistis dapat memproduksi 219.000 ton minyak kelapa sawit atau CPO sampai akhir 2018.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 06 Oktober 2018  |  05:41 WIB
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman
Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten perkebunan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) optimistis dapat memproduksi 219.000 ton minyak kelapa sawit atau CPO sampai akhir 2018.

Direktur Keuangan ANJT Lucas Kurniawan menyampaikan produksi CPO perseroan pada kuartal III/2018 cenderung mengalami peningkatan. Kondisi ini diperkirakan berlanjut sampai akhir tahun.

"Kenaikan produksi TBS [Tandan Buah Segar] dan CPO pada kuartal III/2018 didorong oleh meningkatnya produksi perkebunan kami di Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Belitung," tuturnya kepada Bisnis.com, Kamis (4/10/2018).

Kenaikan produksi itu tergambar dalam kinerja per Agustus 2018. Dalam 8 bulan pertama 2018, ANJT menghasilkan TBS sejumlah 502.966 ton, naik 14,16% year on year (yoy) dari sebelumnya 440.584 ton.

Volume produksi CPO meningkat lebh tinggi, yakni 26,45% yoy menjadi 163.445 ton dari periode Januari-Agustus 2017 sejumlah 129.257 ton. Sampai akhir 2018, setidaknya ANJT mampu mengasilkan CPO sebesar 219.000 ton dari 2017 sekitar 210.000 ton.

"Kami yakin dapat meraih target [produksi CPO] 219.000 ton, karena pencapaian per Agustus 2018 sudah berkisar 75%," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

austindo
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top