Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Refinancing, Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Akan Terbitkan Obligasi Rp628 Miliar

Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. akan menerbitkan obligasi melalui skema Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2018 dengan jumlah pokok sebesar Rp628 miliar.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 03 Oktober 2018  |  00:05 WIB
Obligasi
Obligasi

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. akan menerbitkan obligasi melalui skema Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2018 dengan jumlah pokok sebesar Rp628 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan sandi TBIG tersebut diterbitkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,5% yang dibayarkan setiap triwulan, di mana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 18 Januari 2018.

Obligasi tersebut memiliki periode satu tahun sehingga buga obligasi terakhir dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 28 Oktober 2019. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Indo Premier Sekuritas.

Chief Financial Officer Tower Bersama Infrastructure Helmi Yusman Santoso menyampaikan perseroan menerbitkan obligasi tersebut untuk membayar kembali utang entitas anak perseroan yaitu PT Solu Sindo Kreasi Pratama.

“Entitas anak kami memiliki fasilitas pinjaman revolving yang dapat kami lunaskan kapan saja, atau bisa dibayar saat kami kelebihan uang. Kami menilai pasar obligasi saat ini masih menarik dari sisi cost of fund-nya,” ungkap Helmi saat dikonfirmasi Bisnis.com, Selasa (2/10/2018).

Helmi menjelaskan entitas anak perseroan tersebut memiliki pinjaman revolving sebesar US$200 juta yang persoan harapkan dapat dilunaskan sebelum jatuh tempo yang jatuh tempo pada 30 Juni 2022.

Penerbitan obligasi tersebut juga merupakan upaya perseroan untuk menyeimbangkan porsi pinjaman dalam rupiah, di tengah pelemahan nilai tukar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top